Tantangan Dalam Bisnis Start-Up | DiaryHijaber.com

Writer : Intan Kirana Editor : Someone

Tantangan Dalam Bisnis Start-Up

303 kali dilihat

Salah satu tren bisnis di Indonesia pada tahun-tahun terakhir ini adalah bisnis start-up. Bisnis ini biasanya berusia muda, dan juga punya kaitan erat dengan penggunaan teknologi.
 
Triawan Munaf,  pada akhir tahun 2015 mengatakan bahwa pertumbuhan perusahaan berbasis teknologi di Indonesia memang agak rendah. Hanya sekitar 1,6 saja. Cukup rendah dibandingkan bisnis fashion misalnya. Nah, sebetulnya pendirian berbagai start-up ini menjawab hal tersebut. Hanya saja, terkait maraknya pertumbuhan start-up di Indonesia, ada beberapa hal yang harus diperhatikan:
 
1. Apakah visi dan misi jelas?
Ada banyak perusahaan start-up yang berdiri dengan berbagai visi dan misi. Pertanyaannya sekarang adalah apakah visi dan misinya jelas? Apakah mereka punya tujuan yang jelas atau hanya "mengawang" saja?
 
2. Apakah berjualan produk yang jelas?
Produk tak mesti berbentuk fisik. Informasi dan jasa pun juga merupakan produk. Nah, ada banyak start-up yang sebetulnya masih bingung dengan produk mereka dan menghias hal tersebut dengan konsep menarik. Namun hal ini lama-kelamaan bisa disadari oleh pelanggan dan pelanggan lama-lama akan meninggalkan bisnis Anda.
 
3. Apakah terlalu banyak menghamburkan uang?
Fenomena start-up saat ini adalah, banyak di antara mereka yang terlalu banyak menghamburkan uang. Hal ini disebabkan biasanay, start-up didanai oleh investor dan hal ini membuat mereka sedikit "menggampangkan uang". Menghamburkan uang bisa dari sisi promosi, event, dan sebagainya. Sebuah start-up, meski dapat pendanaan yang sangat segar, selayaknya dapat menakar pengeluaran mereka.
 
Meski begitu, pertumbuhan start-up di Indonesia bukanlah hal yang negatif. Justru membuktikan bahwa bangsa Indonesia semakin kreatif saja dan berani berbisnis. Namun, saat akan memulai start-up, pastikan Anda memiliki visi dan misi yang jelaa serta tidak sekadar mengejar investor semata.


RELATED ARTICLE