Hidangan untuk Teman Obrolan Santai? Coba Steamboat | DiaryHijaber.com

Writer : Ulfa Arieza Editor : BL

Hidangan untuk Teman Obrolan Santai? Coba Steamboat

458 kali dilihat

Pilihan menu makanan selalu disesuaikan dengan suasana, dengan demikian, kita dapat menikmatinya. Untuk acara ngobrol santai bersama sahabat, menu yang kita pilih pastinya menu yang dapat menemani obrolan santai sambil menghabiskan waktu. Rekomendasi menu untuk ngobrol santai adalah steamboat. Steamboat sendiri adalah sajian khas Tiongkok, yang sudah melanglang buana, dan juga banyak diminati masyarakat Indonesia.

dayre.me

Dalam penyajiannya, steamboat terdiri dari tiga bagian, pertama lauk pauk yang mengandung protein, seperti ayam, ikan, udang, telur, scalop, tahu, telur, sayuran, dan baso daging. Sajian kedua adalah kelompok makanan yang mengandung karbohidrat, yaitu aneka macam mie. Kelompok menu terakhir adalah sop sebagai kuah steamboat. Sopnya terdiri dari sop kaldu udang, sop kaldu ayam , soup tomyam dan sop kuah laksa.

Semua bahan steamboat tersaji dalam keadaan mentah, sehingga kita diharuskan untuk merebusnya terlebih dulu. Untuk proses merebus, disediakan belanga dan kompor gas mini. Proses makan steamboat memang lama karena kita harus menunggu sop steamboat matang, baru kemudian semua menu steamboat dimasak dalam kuah sop. Proses tersebut memakan waktu kurang lebih 15 menit. Itulah mengapa steamboat sangat pas untuk menemani obrolan santai.

Hijaber kita dapat bereksperimen dengan style makan steamboat. Cara pertama, yang mungkin banyak dilakukan oleh kebanyakan pecinta steamboat adalah dengan mencampurkan semua bahan mentah dalam kuah kaldu yang sudah mendidih. Kekurangan cara ini adalah semua jenis sayuran, daging, seafood dan bahan lainnya akan masuk secara bersamaan, sedangkan setiap jenis menu tersebut butuh waktu yang berbeda untuk mencapai tingkat kematangan sempurna. Jenis daging dan seafood tentunya membutuhkan waktu lebih lama, sedangkan jenis sayuran cukup dengan hitungan menit agar tetap renyah dan segar. Untuk menyiasatinya, Hijaber harus mendahulukan menyantap jenis makanan yang mudah matang, seperti sayuran. Tentunya dengan cara makan rapid eater atau makan yang tergolong cepat.

Kalau Hijaber tidak dapat makan dengan cepat dan ingin menikmati obrolan dalam waktu lama, alangkah baiknya mencoba style makan steamboat kedua, yaitu dengan memasak tiap jenis menu dengan bergiliran. Dimulai dengan menu yang mudah matang seperti sayuran hingga berakhir dengan jenis daging yang butuh waktu agak lama dan kuah yang mendidih sempurna. Style ini memungkinkan kita untuk fokus terhadap satu jenis menu, sehingga dapat mengatur tingkat kematangannya.

Steamboat juga dilengkapi dengan bumbu tambahan, meskipun kuah kaldunya sudah berasa. Hijaber dapat meracik steambot dengan bumbu tambahan seperti minyak wijen, kecap asin, dan lada.



RELATED ARTICLE