Penggemar Makanan Jepang? Cobalah Shabu – Shabu | DiaryHijaber.com

Writer : Ulfa Arieza Editor : BL

Penggemar Makanan Jepang? Cobalah Shabu – Shabu

443 kali dilihat

Mayoritas menu masakan Jepang disantap dalam keadaan segar. Cara memasaknya pun tergolong praktis dengan racikan bumbu yang sederhana. Baik masakan berbahan dasar daging maupun sayuran, semua dihidangkan dalam keadaan segar. Salah satu cara memasak khas Jepang adalah nabe ryori atau masakan yang dimasak langsung di dalam panci dan dimakan selagi hangat. Hidangan yang identik dengan jenis nabe ryori adalah shabu – shabu.

suki-ya.com.sg

Bahan utama shabu – shabu berupa irisan daging yang sangat tipis. Daging mentah tersebut kemudian dicelupkan dalam panci yang berisi kuah kaldu. Ketika daging dimasukkan ke dalam kuah sambil diayun-ayunkan. Gerakan itu disebut dengan “shabu-shabu” yang kemudian menjadi nama hidangan ini. Daging yang banyak digunakan adalah daging sapi. Namun, sekarang varian daging yang digunakan semakin beragam, seperti daging ikan buri, ikan buntak, gurita, udang, cumi, dan lain – lain. Shabu – shabu disantap bersama saus dan berbagai macam sayuran seperti, jamur shimeji cokelat dan putih, jamur raja, sawi putih, jamur enoki, labu, dan kentang.

Agar mendapatkan olahan dan rasa yang pas, kita perlu memperhatikan cara memasak shabu – shabu yang benar. Hal utama yang harus diperhatikan adalah semua bahan makanan yang memiliki tekstur keras dimasak untuk pertama kali, sebab akan membutuhkan waktu yang lama. Jadi untuk menu shabu – shabu, Hijaber dapat mencelupkan daging dan sayuran yang bertekstur keras terlebih dahulu. Hal kedua yang perlu diperhatikan adalah, jangan terlalu banyak mencampur bahan – bahan yang mempunyai aroma kuat dalam kuah kaldu, misalnya, daun seledri. Sehingga cukup menambahkan satu batang seledri dalam kuah kaldu. Hal tersebut karena aroma kuat daun seledri dapat merusak rasa kuah. Ketiga, jangan mencampur bahan – bahan yang mudah hancur dalam kuah shabu – shabu, seperti tofu atau tahu Jepang. Bahan dasar tofu yang lembut sangat mudah hancur dalam kuah yang bersuhu tinggi dan membuat kuah kaldu keruh.

Daging dan sayuran yang telah matang dimasukkan ke dalam mangkuk yang berisi saus. Jenis saus yang digunakan untuk menyantap shabu – shabu biasanya adalah yakumi, ponzu, dan gomadare. Yakumi adalah bumbu yang terbuat dari irisan daun bawang atau lobak parut. Ponzu adalah bumbu segar yang dibuat dari sari buah dari rumpun Citreae, seperti jeruk yuzu, jeruk sudachi, dan jeruk kabosu, ditambah cuka serta shoyu (kecap asin Jepang). Gomadare adalah saus yang dibuat dari wijen (ditumbuk halus), shoyu, cuka, gula, dan bumbu lainnya.

Masyarakat Jepang sering mengonsumsi shabu – shabu saat musim dingin. Sedangkan di Indonesia, shabu – shabu banyak dijual di restoran Jepang. Shabu – shabu cocok untuk dijadikan menu bersantap bersama keluarga atau teman dalam keadaan santai. Karena proses memasaknya yang membutuhkan waktu agak lama, jadi kita tidak bisa tergesa – gesa dalam menyantapnya. Selamat mencoba.



RELATED ARTICLE