Tips Mengolah Daging Agar Empuk dan Tidak Bau | DiaryHijaber.com

Writer : Ulfa Arieza Editor : BL

Tips Mengolah Daging Agar Empuk dan Tidak Bau

515 kali dilihat

Setelah Idul Adha biasanya masih banyak stock daging yang melimpah. Meskipun kita sangat gemar menyantap olahan daging, namun mustahil untuk menghabiskannya dalam sekejap. Sehingga beberapa sisa daging yang belum diolah menumpuk di lemari pendingin. Daging yang disimpan dalam lemari pendingin seringkali mengeluarkan bau yang tidak sedap ketika akan dimasak.

foods.weneedfun.com

Efek beku juga mengakibatkan hasil olahan daging lebih alot. Kalau sudah begitu, hasil masakan daging tidak selezat ketika daging masih segar. Untuk mengatasi hal tersebut, Hijaber memerlukan tips berikut:

Buang lemak daging sebelum disimpan dalam lemari pendingin. Lapisan lemak mengandung lebih banyak kaldu yang membuat olahan daging menjadi lebih juicy, tapi lapisan lemak ini pula yang menyebabkan bau tidak sedap pada daging, utamanya setelah disimpan untuk beberapa hari. Cobalah untuk mengiris lapisan lemak pada daging. Untuk memudahkan Hijaber membuang lapisan lemak, pertama, dinginkan dulu selama beberapa saat. Setelah membeku, lapisan lemak dapat diiris dengan mudah.

Jangan mencuci daging sebelum dimasak. Daging dicuci agar higienitasnya terjaga. Namun, mencuci daging dapat mengakibatkan daging menjadi lebih alot dan mempertajam aroma tidak sedap. Untuk menjaga higienitas daging tanpa harus dicuci adalah dengan langsung direbus dalam air. Air rebusan lalu dibuang. Kalau Hijaber sudah terlanjur mencuci daging, maka lumuri daging dengan garam kemudian diamkan selama satu jam. Sebelum dimasak, jangan lupa untuk mencuci daging kembali agar garamnya larut.

Daging hanya boleh dibekukan satu kali sebelum digunakan. Pengulangan proses pembekuan dapat membuat daging alot dan mengurangi kandungan nutrisi daging. Dengan demikian kita sebaiknya menakar dengan tepat sebelum memasak daging yang telah dibekukan.

Ratakan daging dengan palu atau garpu untuk mendapatkan tekstur yang lebih empuk. Tekanan palu atau garpu mampu menghancurkan jaringan otot pada daging, sehingga menghasilkan daging yang lebih empuk.

Gunakan perasan air nanas atau jeruk nipis untuk membuat daging lebih empuk. Cara tersebut merupakan cara tradisional yang terbukti ampuh melunakkan daging yang alot. Potongan daging disiram terlebih dulu dengan air panas. Kemudian celupkan potongan daging dalam perasan air nanas muda atau jeruk nipis selama 3-4 menit. Untuk nanas sebaiknya menggunakan nanas yang masih berwarna hijau. Selain berfungsi membuat daging empuk, perasan air nanas dan jeruk nipis mengurangi aroma tak sedap daging.

Perhatikan proses memasak daging. Memasukkan daging sebaiknya tidak dari awal merebus, melainkan ketika air sudah mendidih. Ketika daging mulai lunak, Hijaber dapat mengecilkan api dan masak hingga bumbu meresap sempurna. Untuk mendapatkan bumbu meresap sempurna dan proses lunak yang cepat, usahakan potongan daging tidak terlalu besar.



RELATED ARTICLE