Tteobokki, Kue Beras Lembut Khas Korea | DiaryHijaber.com

Writer : Intan Kirana Editor : BL

Tteobokki, Kue Beras Lembut Khas Korea

397 kali dilihat

Tteobokki, atau yang biasa kita sebut topokki, adalah makanan khas korea yang biasa dijadikan makanan pendamping selain nasi. Rasanya memang hambar, tapi kenyal dan lembut di lidah. Agar rasanya tidak hambar, tteobokki biasa dicampur dengan berbagai bumbu. Yang paling sering, ya bumbu pedas berwarna merah bernama gochujang. Bahkan, hal tersebut menjadi kekhasan Tteobokki.

Oh ya, ternyata ada beberapa hal menarik lho, dari Tteobokki yang selama ini mungkin tidak kita ketahui. Apa saja sih?

 

  1. Awalnya, Tteobokki adalah hidangan kerajaan pada dinasti Joseon. Namun seiring dengan berkembangnya jaman, Tteobokki menjadi jajanan yang mudah ditemukan di berbagai sudut Korea Selatan. Mungkin kalau di Indonesia, semacam jajanan kaki lima, ya?
  2. Tteobokki saat pertama dibuat tidak menggunakan bumbu pedas. Bumbu gonchujang baru digunakan oleh masyarakat Korea saat penjajahan Jepang. Sebelumnya, Tteobokki hanya disajikan tanpa bumbu, dan warnanya lebih coklat.
  3. Kunci pembuatan Tteobokki adalah tepung beras dan minyak wijen. Jangan memberi terlalu sedikit tepung wijen, agar Tteobokki tidak keras. Tapi jangan pula terlalu banyak mencampurkan tepung wijen, agar hidangan tidak terlalu lembek dan sulit dibentuk.
  4. Cara merebus tepung beras dan garam, adalah dengan dilapisi plastik terlebih dahulu. Hal ini untuk menghindari kue beras terlalu gosong, dan supaya adonan lebih lembut. Setelah itu, baru uleni dengan minyak wijen.
  5. Ada banyak variasi Tteobokki selain dengan gochujang. Seperti Robokki, yang dicampur saus tiram khas Cina, atau Tteok Kochi, Tteobokki yang digoreng.

Nah, kalau kalian, paling suka Tteobokki dicampur apa? Bisa sekali lho kalau kalian mau mencampurnya dengan bumbu khas Indonesia seperti rendang misalnya, pasti rasanya unik!



RELATED ARTICLE