Ada Apa dengan Suriah? (3) | DiaryHijaber.com

Writer : Ratna P Sari Editor : BL

Ada Apa dengan Suriah? (3)

271 kali dilihat

Tragedi masih terus terjadi di tanah penuh berkah Suriah. Setiap hari ribuan orang masih meregang nyawa disana. Kebahagiaan dan kehidupan para muslim juga banyak yang dihancurkan. Mereka terpaksa harus pergi mengungsi dari tanah kelahiran dan rumah-rumah mereka sendiri. Sudah tidak terhitung lagi berapa banyak korban kekerasan dan kehancuran yang diakibatkan konflik memanas tersebut.

Namun tidak seperti berita yang heboh diperbincangkan ditelevisi dengan rating yang tinggi. Atau adanya siaran langsung yang digelar terus- terusan sampai beberapa hari. Tragedi berdarah ini, sepertinya kurang menarik perhatian dunia. Media-media kitapun banyak yang membungkam diri, seakan tidak ada yang terjadi. Hanya beberapa media sosial yang mengekspos kejahatan yang terjadi disana. Itupun dengan pembaca yang terbatas, dan up date yang  jarang sekali.

Sebuah pertanyaan kemudian muncul dibenak kita. Mengapa begitu? Apakah karena faktor ketidak tahuan? Bukankah ketika ada konflik di negara lainpun, berita tersebut juga ramai dibicarakan dan akhirnya sampai di telinga kita? Ataukah faktor kesengajaan karena yang banyak menjadi korban adalah orang- orang muslim?. Karena seperti kita tahu, saat ini Islam banyak dipojokkan, diberitakan negatif dan kurang berimbang, serta banyak pula dijadikan kambing hitam. Bahkan diakui secara langsung ataupun tidak, memang begitulah kenyataan yang terjadi diluar sana. Mirisnya, peristiwa seperti ini justru banyak dilakukan oleh “oknum-oknum” manusia yang juga mengaku beragama Islam.

Hijabers, bukankah Rasulullah SAW sendiri telah bersabda  (yang artinya), “Perumpamaan kaum mukmin dalam sikap saling mencintai, mengasihi dan menyayangi, seumpama tubuh, jika satu anggota tubuh sakit, maka anggota tubuh yang lain akan susah tidur atau merasakan demam.” [HR. Muslim].

Dan kini, saudara-saudara kita di Suriah tersebut banyak yang tertindas, teraniyaya, dan menderita kehidupannya. Namun mengapa banyak dari kita seakan menutup mata dan telinga, pura-pura kurang mengerti, dan atau malah justru tidak mau mengerti sama sekali. Bahkan sekedar satu suara yang baik, atau bantuan kecil untuk memperjuangkan nasib mereka pun belum atau bahkan tidak kita dengungkan. Lantas, apa yang akan kita katakan kelak sebagai jawaban, ketika hal ini dipertanyakan oleh Allah di hari pertanggung jawaban nanti?

Mari kita bergerak membantu saudara-saudara kita. Jikapun belum bisa memberi bantuan berupa harta maupun fisik, minimal kita bisa memberikan doa yang terbaik untuk mereka. Karena doa merupakan senjata ampuh kita sebagai kaum muslimin. Tambahkan doa untuk kebaikan dan keselamatan bagi mereka di dalam daftar doa harian kita. Semoga saudara-saudara kita tersebut, selalu dalam lindungan Allah yang maha kuasa.  Aamiin.



RELATED ARTICLE