Allah Itu Nggak Pernah Tidur Kawan! | DiaryHijaber.com

Writer : NayMa Editor : NayMa

Allah Itu Nggak Pernah Tidur Kawan!

274 kali dilihat

Kadang, ada diantara kita yang selama bertahun-tahun masih menyimpan dendam atau sakit hati pada seseorang. Akhirnya apapun pembicaraan yang menyangkut tentang orang itu, semuanya dibalas hanya dengan sumpah serapah. Nggak Cuma itu aja, dia juga bersumpah nggak akan mau lagi untuk bertemu ataupun menjalin silaturahmi kembali dengan orang yang telah menyakitinya itu.

Bertahun-tahun lamanya kebiasaan itu diteruskannya. Segala nasehat tidak mempan lagi untuknya. Dan karena dendamnya itu pula dia sampai sakit dan bahkan meninggal dunia. Rasaya mata hatinya begitu sangat sangat sakit dan nggak akan pernah ada obatnya.

Hey, kawan...

Kenapa sih harus menyiksa diri sampai segitunya? Jika memang kita berpendapat bahwa dia yang jahat, seharusnya dia yang tersiksa. Dan bukan malah kita yang sibuk menyakiti dan jahat dengan diri kita sendiri. Lalu jika seperti ini apa bedanya kita dengan dia?

Selain itu bukankah waktu kita hidup ini nggak selamanya, durasinya pasti akan ada akhirnya?. Bukankah lebih baiknya jika kita fokus pada urusan kita dulu?  Dan urusan kita adalah berbuat baik kepada orang lain, kawan. Sedangkan bila orang lain jahat kepada kita, itu adalah urusan dia dengan Allah dan dengan dirinya sendiri. Maka jangan libatkan diri untuk mengurus urusan orang lain. Tetaplah berbuat baik saja, agar Allah lebih sayang kepada kita.

Orang yang menyimpan dendam itu seperti menyimpan bara api dalam dadanya. Selain itu berarti pula dia mengingkari tentang Maha Besar dan Kuasanya Allah atas kehidupan ini. Gimana nggak, bukankah Allah nggak pernah tidur, kawan? Allah sajalah juga yang mengawasi segala gerak gerik kita, walaupun yang tersirat dalam hati. Allah juga satu-satunya yang maha adil atas apapun yang kita lakukan dan yang menimpa kita. Lalu mengapa kita masih sedih, marah dan apalagi dendam dengan mereka yang menjahati kita? Jangan khawatir, keadilan allah juga pasti datang untuk mereka. Dan semua hanya masalah waktu saja.

Karena itu jangan sia-siakan waktu kita untuk nggak bisa move on karena sakit hati pada orang lain. Justru jadikanlah momen ini sebagai pembaik kita, yaitu kita bisa belajar lebih luas hati dan lebih pemaaf bahkan kepada orang lain yang telah menyakiti kita.

*bukankah itu susah sekali?

Ya, hal itu memang sangat susah sekali, dan nggak banyak orang mungkin yang bisa melakukannya. Tapi di hidup kita yang hanya sekali ini kawan, kenapa kita hanya menjadikan diri kita manusia yang standart dan biasa-biasa aja kualitasnya, bila kesempatan untuk jadi luar biasa itu ada di depan mata?

Maka jadilah luar biasa dengan menjadi pemaaf dan seseorang yang berhati mulia. Jangan dengarkan bisikan setan yang memang maunya kita ini hancur dan nggak baik di mata Allah, seperti layaknya dia. Kuasailah diri kita agar nggak lagi jadi pendendam. Dan jika ternyata kita belum bisa, mintalah bantuan kepada Allah, karena dia adalah satu-satunya dan penolong yang terbaik diantara semua penolong.

 

(NayMa)

 



RELATED ARTICLE