Amalan Ketika Turun Hujan di muka bumi | DiaryHijaber.com

Writer : Ratna P Sari Editor : BL

Amalan Ketika Turun Hujan di muka bumi

253 kali dilihat

Hujan adalah Rahmat dari Allah Ta’ala. Kedatangannya bukanlah pengganggu aktivitas atau pengacau hari kita. Seperti mengatur malam dan siang menjadi silih berganti, Allah pula yang berkehendak mengatur tentang datangnya hujan. Dan Allah adalah sebaik- baik Maha Pengatur untuk setiap hal dalam kehidupan kita.

Kejadian hujan juga adalah sebagai pelajaran tentang maha besarnya kekuasaan Allah. Hal ini seperti tertulis di dalam Al-Quran, (yang artinya),

“Dan Dialah yang meniupkan angin sebagai pembawa berita gembira sebelum kedatangan rahmat-Nya (hujan), hingga apabila angin itu telah membawa awan mendung, Kami halau ke suatu daerah yang tandus, lalu Kami turunkan hujan di daerah itu, maka Kami keluarkan dengan sebab hujan itu pelbagai macam buah-buahan. Seperti itulah Kami membangkitkan orang-orang yang telah mati, mudah-mudahan kamu mengambil pelajaran.” (QS. Al A’rof: 57).

“Dan Allah menurunkan dari langit air (hujan) dan dengan air itu dihidupkan-Nya bumi sesudah matinya. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda\ (kebesaran Tuhan) bagi orang-orang yang mendengarkan (pelajaran).” (QS. An Nahl: 65).

“Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, silih bergantinya malam dan siang, bahtera yang berlayar di laut membawa apa yang berguna bagi manusia, dan apa yang Allah turunkan dari langit berupa air, lalu dengan air itu Dia hidupkan bumi sesudah mati (kering)-nya dan Dia sebarkan di bumi itu segala jenis hewan, dan pengisaran angin dan awan yang dikendalikan antara langit dan bumi, sungguh (terdapat) tanda-tanda (keesaan dan kebesaran Allah) bagi kaum yang memikirkan.” (QS. Al Baqarah: 164).


Karena itu, sudah menjadi kewajiban kita untuk tidak menghujat apalagi malah sampai marah ketika hujan telah turun. Dan sebaliknya, sebagai rasa syukur kita atas rahmat Allah tersebut, hendaknya kita sebagai muslimah memperbanyak amalan ketika hujan telah diturunkan oleh Allah, seperti yang dicontohkan oleh Rasulullah SAW. Salah satunya, seperti yang tersebut dibawah ini.

1. Memanjatkan doa kepada Allah ketika hujan turun

Saat hujan turun, adalah saat yang tepat bagi kita untuk memanjatkan doa kepada Allah. Hal ini telah disabdakan oleh Nabi shallallahu ’alaihi wa sallam, (yang artinya), “Dua do’a yang tidak akan ditolak: 1.  do’a ketika adzan dan 2. do’a ketika ketika turunnya hujan. (HR. Al Hakim dan Al Baihaqi)

Dan jika turun hujan, beliau mengucapkan, “Allahumma shoyyiban nafi’an” (Ya Allah jadikanlah hujan ini sebagai hujan yang bermanfaat) (HR. Bukhari, Ahmad, dan An Nasai).

2. Dianjurkan Berwudhu dengan Air Hujan

Nabi shallallahu ’alaihi wa sallam bersabda, (yang artinya), “Apabila air mengalir di lembah, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam mengatakan, “Keluarlah kalian bersama kami menuju air ini yang telah dijadikan oleh Allah sebagai alat untuk bersuci”. (HR. Muslim, Abu Daud, Al Baihaqi, dan Ahmad)

3. Berdo’a Setelah Turunnya Hujan

Dari Zaid bin Kholid Al Juhani, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam melakukan shalat shubuh bersama kami di Hudaibiyah setelah hujan turun pada malam harinya. Ketika akan pergi, Beliau menghadap jama’ah salat, lalu berkata,

”Apakah kalian mengetahui apa yang dikatakan Rabb kalian?” Kemudian mereka mengatakan, ”Allah dan Rasul-Nya yang lebih mengetahui.”

Kemudian Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, (yang artinya) “Pada pagi hari, di antara hambaKu ada yang beriman kepadaKu dan ada yang kafir. Siapa yang mengatakan ’Muthirna bi fadhlillahi wa rohmatih’ (Kita diberi hujan karena karunia dan rahmat Allah), maka dialah yang beriman kepadaku dan kufur terhadap bintang-bintang. Sedangkan yang mengatakan ‘Muthirna binnau kadza wa kadza’ (Kami diberi hujan karena sebab bintang ini dan ini), maka dialah yang kufur kepadaku dan beriman pada bintang-bintang.” (HR. Bukhari dan Muslim).



RELATED ARTICLE