Ayyamul Biidh, Puasa di Bulan Purnama | DiaryHijaber.com

Writer : Ratna P Sari Editor : BL

Ayyamul Biidh, Puasa di Bulan Purnama

378 kali dilihat

Alhamdulillah, segala puji bagi Allah, Rabb semesta alam. Shalawat dan salam semoga terlimpah kepada baginda Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam, keluarga dan para sahabatnya.

Hijabers, seperti yang kita tahu jika puasa tidak hanya membawa efek sehat bagi badan kita, namun juga akan "menyehatkan" iman dan jiwa kita. Karena itu kita sebagai muslim disunnahkan berpuasa dalam sebulan minimal tiga kali, yaitu pada ayyamul bidh, atau hari ke-13, 14, dan 15 dari bulan Hijriyah.

Beberapa hari tersebut disebut ayyamul bidh atau puasa putih karena pada malam-malam tersebut bersinar bulan purnama dengan sinar rembulannya yang putih.

Dari Abu Hurairah Radhiyallahu 'Anhu, ia berkata: "Kekasihku Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam telah berwasiat kepadaku tiga perkara: 1. puasa tiga hari setiap bulan, 2. dua rakaat shalat Dhuha dan 3. melaksanakan shalat witir sebelum tidur.” (HR. Bukhari, Muslim, Turmuzi, Abu Dawud, Nasa’i, Ahmad dan Ad-Darami. Lafadz milik al-Bukhari).

Dari Ibnu ‘Abbas radhiyallahu ‘anhuma, beliau berkata,  “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallambiasa berpuasa pada ayyamul biidh ketika tidak bepergian maupun ketika bersafar.” (HR. An Nasai).

Berpuasa tiga hari setiap bulan ini disunnahkan dan nilainya terhitung seperti puasa setahun, karena amal shalih dalam Islam diganjar sepuluh kali lipat. Maka siapa yang berpuasa tiga hari setiap bulannya, dia terhitung berpuasa setahun penuh.

Dari Abdullah bin 'Amru bin Al-'Ash, Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam bersabda kepadanya: "Dan sesungguhnya cukuplah bagimu berpuasa tiga hari dari setiap bulan. Sesungguhnya amal kebajikan itu ganjarannya sepuluh kali lipat, seolah ia seperti berpuasa sepanjang tahun." (HR. Bukhari, Muslim, Abu Dawud, dan An Nasai).

Syaikh Muhammad bin Shalih Al 'Utsaimin berkata, "Seorang boleh berpuasa pada awal bulan, pertengahannya, ataupun di akhirnya secara berurutan atau terpisah-pisah. Tetapi yang paling utama dilaksanakan  pada Ayyamul Bidh, yaitu tanggal tiga belas, empat belas, dan lima belas.Hal ini berdasarkan hadits Aisyah Radliyallah 'Anha, "Adalah Nabi Shallallahu 'Alaihi Wasallam berpuasa tiga hari setiap bulan. Beliau tidak terlalu peduli apakah berpuasa di awal atau di akhir bulan." (HR. Muslim).



RELATED ARTICLE