Beberapa Fakta Tentang Dajjal yang Harus Diketahui | DiaryHijaber.com

Writer : Ratna P Sari Editor : BL

Beberapa Fakta Tentang Dajjal yang Harus Diketahui

403 kali dilihat

Mungkin ada dari kita yang menganggap bahwa Dajjal dan Imam Mahdi adalah hanya sebagai mitos atau dongeng saja. Padahal berdasarkan dalil Al Qur’an, As Sunnah dan Ijma’ ulama, telah diterangkan bahwa Dajjal benar-benar akan muncul sebagai tanda bahwa akhir zaman semakin dekat. Banyak sifat-sifat Dajjal yang akan menipu manusia, dan klaim bahwa dirinya adalah Rabb atau Tuhan, bakal menjadi puncak dari kemungkarannya. Selain itu, sifat- sifat Dajjal yang lain pun telah disabdakan oleh Rasulullah SAW, diantara adalah sebagai berikut.

 

  1. Berpindah-pindah diberbagai tempat di muka bumi

Rasulullah SAW bersabda, bahwa Dajjal akan mengitari seluruh muka bumi kecuali Makkah dan Madinah. Tidak ada suatu negeri pun yang tidak akan dimasuki Dajjal kecuali Makkah dan Madinah, karena tidak ada satu pintu masuk pun dari pintu-pintu gerbangnya kecuali ada para malaikat yang berbaris menjaganya. Kemudian Madinah akan berguncang sebanyak tiga kali sehingga Allah mengeluarkan orang-orang kafir dan munafiq daripadanya. (Hr. Bukhari dan Muslim).

  1. Fitnah dengan surga dan neraka

Rasulullah Shalallahu ‘alaihi Wa Sallam bersabda, Sungguh aku tahu apa yang ada bersama Dajjal, bersamanya ada dua sungai yang mengalir. Salah satunya secara kasat mata berupa air putih dan yang lainnya secara kasat mata berupa api yang bergejolak. Bila ada yang menjumpainya, hendaklah mendatangi surga yang ia lihat berupa api dan hendaklah menutup mata, kemudian hendaklah menundukkan kepala lalu meminumnya karena sesungguhnya itu adalah air dingin.” (Hr. Muslim).

  1. Bekerja sama dengan syaithon

Dajjal tidak saja bermodalkan kesombongan dan kekuasaan, tetapi dia juga bisa menampilkan sihir tingkat tinggi dan banyak kebisaan yang luar biasa lainnya, yang menyebabkan manusia kagum dan akhirnya menganggap bahwa dia adalah tuhan. Hal ini terjadi karena Dajjal telah bekerjasama dengan setan, karena setan tidak mungkin mengabdi kepada Allah. Di antara fitnah Dajjal adalah, ia akan berkata kepada seorang Arab, ‘Pikirkanlah olehmu, sekiranya aku dapat membangkitkan ayah dan ibumu yang telah mati, apakah kamu akan bersaksi bahwa aku adalah Rabbmu? ‘ Laki-laki arab tersebut menjawab, ‘Ya.’ Kemudian muncullah setan yang menjelma di hadapannya dalam bentuk ayah dan ibunya, maka keduanya berkata, ‘Wahai anakku, ikutilah ia, sesungguhnya dia adalah Rabbmu." (HR Ibnu Majah).

  1. Benda mati dan hewan pun patuh pada perintahnya

Disebutkan dalam sebuah hadits, Ia mendatangi kaum dan menyeru mereka, mereka menerimanya. Ia memerintahkan langit agar menurunkan hujan, lalu langit menurunkan hujan. Ia memerintahkan bumi agar mengeluarkan tumbuh-tumbuhan, lalu bumi mengeluarkan tumbuh-tumbuhan. Lalu binatang ternak mereka pergi dengan punuk yang panjang, lambung yang lebar dan kantong susu yang berisi lalu kehancuran datang lalu ia berkata padanya: ‘Keluarkan harta simpananmu.’ Lalu harta simpanannya mengikutinya seperti lebah-lebah jantan” (Hr. Muslim).

  1. Menyembuhkan Berbagai penyakit manusia

Dajjal diizinkan oleh Allah untuk menyembuhkan berbagai penyakit yang diidap manusia. Di antaranya menyembuhkan penyakit buta serta orang berkulit belang. Rasulullah SAW telah bersabda: “Sesungguhnya Ia (Dajjal) dapat menyembuhkan orang buta, orang berkulit belang, menghidupkan orang mati.” (HR Ahmad).

 

Hijabers, siapa saja yang kagum dengan hal luar biasa yang ditampilkan oleh Dajjal, maka dia akan segera terfitnah oleh Dajjal. Dan barangsiapa membenarkan pengakuan batil Dajjal bahwa dia adalah Tuhan, maka orang tersebut telah terkena fitnah Dajjal. Karena dia berarti telah melakukan dosa besar yang tidak akan terampuni yaitu syirik atau menyekutukan Allah.

Karena itu, kita sebagai mukmin sejati jangan gampang tertipu dan larut, bahkan ketika dunia modern telah membentuk dirinya menjadi sebuah Novus Ordo Seclorum atau tatanan dunia baru alias sistem dajjal yang banyak menyimpang dari aturan Allah Subhanahu Wata’ala. Jangan gampang terbuai dengan dengan ideologi yang menyerukan sekularisme, pluralisme dan liberalisme yang dibungkus dengan nilai-nilai buatan manusia. Dan sebagai mukmin sejati, jangan gampang menduakan apa yang seharusnya menjadi hak mutlak Allah, lalu malah kita melekatkannya kepada manusia. 

Semoga Allah senantiasa bisa menjaga iman kita agar hanya selalu tertuju kepadaNya saja. Aamiin.



RELATED ARTICLE