Beberapa Perbuatan yang Menghapus Pahala Anda | DiaryHijaber.com

Writer : Ratna P Sari Editor : BL

Beberapa Perbuatan yang Menghapus Pahala Anda

382 kali dilihat

Setiap kita pasti berharap adanya pahala kebaikan yang akan kita bawa sampai di akherat nanti. Dengannya kita akan tersenyum bahagia saat kelak menerima catatan buku amal kita, di hari penghisaban nanti. Jika pahala kita banyak, maka kemuliaan dan kebahagiaan akan senantiasa meliputi kita.

Allah Subhanahu Wata’ala berfirman, (yang artinya), “Dan (pada hari itu) kamu lihat tiap-tiap umat berlutut. Tiap-tiap umat dipanggil untuk (melihat) buku catatan amalnya. Pada hari itu kamu diberi balasan terhadap apa yang telah kamu kerjakan.” (QS. Al-Jaatsiyaat: 28).

“Adapun orang yang diberikan kitabnya dari sebelah kanannya, maka dia akan diperiksa dengan pemeriksaan yang mudah, dan dia akan kembali kepada kaumnya (yang sama-sama beriman) dengan gembira.” (QS. Al-Insyiqaaq: 7-9)

Tapi tahukah kita Hijabers, bahwa pahala yang membahagiakan dan menyelamatkan itu bisa hilang dan terhapus dan hilang karena perbuatan maksiat kita? Dan inilah salah satu diantara banyak sebab terhapusnya pahala kita, yang harus kita ketahui, agar kita bisa lebih berhati-hati dalam bersikap sehingga tidak menjadi orang yang merugi karena banyak pahala kita yang terhapus.

  1. Murtad (Keluar Dari Agama Islam)

Barangsiapa yang keluar dari Islam atau murtad, maka semua pahala amalan yang ia kerjakan sebelumnya terhapus dan tak bernilai apa-apa dihadapan Allah ta’ala. Kelak ketika di diakhirat diapun akan dimasukkan ke dalam neraka selama-lamanya.

Allah Subhanahu Wata’ala berfirman, (yang artinya),  “Barangsiapa di antara kalian yang murtad dari agamanya kemudian mati dalam keadaan kafir maka mereka itulah orang-orang yang terhapus amalannya di dunia dan akhirat. Dan mereka itulah penghuni neraka. Mereka kekal berada di dalamnya.” (QS. Al-Baqarah : 217)

 

  1. Syirik

Berbuat syirik kepada Allah sama dengan kita menghinakan Allah, karena kita menyamakan antara derajat Allah dan makhluk-Nya. Karena dosa besar inilah, Allah memberikan adzab yang pedih, serta menghapus pahala manusia tersebut. Allah Subhanahu Wata’ala (yang artinya), ”Seandainya mereka menyekutukan Allah, niscaya lenyaplah dari mereka amalan yang telah mereka kerjakan.” (Al-An’am: 88).

 

  1. Riya’ (Beramal Agar Dipuji orang lain) Dan Sum’ah (Menceritakan Amalan Baiknya Agar Dipuji).

Riya’ atau Sum’ah ini menghapus amalan karena pelakunhya tidak melakukan perbuatan baik itu hanya karena Allah, melainkan hanya sekedar untuk pujian dan sanjungan. Dalam hadis qudsi Allah Ta’ala berfirman, (yang artinya), “Aku paling tidak butuh pada sekutu-sekutu, barangsiapa yang beramal sebuah amal kemudian dia menyekutukan-Ku di dalamnya maka Aku tinggalkan dia dan syiriknya.” (HR. Muslim )

 

  1. Mengungkit-ngungkit pemberian, serta menyakiti hati si penerima

Memberikan pemberian, lalu beberapa waktu kemudian malah mengungkit- ungkitnya dan menyakiti perasaan penerima adalah sama dengan mengejeknya dan membuatnya terhina. Hal ini juga termasuk perbuatan yang menghapuskan pahala kebaikan kita. Allah Ta’ala berfirman, “Hai orang-orang beriman, janganlah kamu menghilangkan (pahala) sedekahmu dengan menyebut-nyebutnya dan menyakiti (perasaan si penerima)." (QS. Al-Baqarah : 264)

 

  1. Beramal hanya demi mendapatkan dunia saja.

Allah ta’ala telah memperingatkan kita di dalam Al Quran, (yang artinya), “Barangsiapa yang menghendaki kehidupan dunia dan perhiasannya, niscaya Kami berikan kepada mereka balasan pekerjaan mereka di dunia dengan sempurna dan mereka di dunia itu tidak akan dirugikan. Itulah orang-orang yang tidak memperoleh di akhirat, kecuali neraka dan lenyaplah di akhirat itu apa yang telah mereka usahakan di dunia dan sia-sialah apa yang telah mereka kerjakan.” (Huud : 15-16).

 

Semoga Allah melindungi kita dari mengerjakan perbuatan-perbuatan buruk diatas. Aamiin.



RELATED ARTICLE