Berhentilah Mengeluh, Atau Jika Tidak... | DiaryHijaber.com

Writer : NayMa Editor : NayMa

Berhentilah Mengeluh, Atau Jika Tidak...

316 kali dilihat

Kadang, hidup ini nggak selalunya berjalan seperti yang kita mau. Adakalanya kesedihan, masalah bahkan musibah datang kepada kita tanpa kita kehendaki. Semua adalah memang takdir dari Allah, semata bukan karena Allah jahat kepada kita. Tapi Allah hanya ingin menguji iman kita, dan melihat sampai dimana keseriusan kita untuk tetap di jalan Allah dalam bagaimanapun keadaannya hidup kita.

Allah Ta’ala berfirman, (yang artinya), “Apakah manusia itu mengira bahwa mereka dibiarkan (saja) mengatakan: ’Kami telah beriman’, sedang mereka tidak diuji lagi?Dan sesungguhnya kami telah menguji orang-orang yang sebelum mereka, maka sesungguhnya Allah mengetahui orang-orang yang benar dan sesungguhnya Dia mengetahui orang-orang yang dusta" (Qs. Al Ankabut :2-3)

Ujian yang datang dari Allah itu nggak cuma kita saja yang merasakan, kawan. Bahkan sudah dari jaman kita belum lahir sekalipun semua orang yang hidup saat itu sudah memiliki masalah dan ujiannya masing-masing. Jadi jangan terlalu GR kalau kita lagi kena masalah dan lalu berpikir kalau Allah “terlalu perhatian” ke kita aja. Sampai kita akhirnya perlu bersedih yang nggak habis-habisnya atau minimal pakai acara mengeluh.

Kawan, tahukah kita bahwa yang namanya keluhan justru akan membuat kita berlama-lama dalam kesakitan. Dan episode berlama-lama ini justru kita sendirilah sebenarnya yang membuat. Kok bisa? Tentu aja. Lihat deh orang di sekita kita pasti ada salah satu dari mereka yang memiliki masalah yang lebih besar dari kita, atau minimal sama lah dengan yang kita rasakan. Tapi mereka tetap bisa melanjutkan hidup bahkan tetap dengan senyum juga. Ada juga yang berhasil menyelesaika dan akhirnya jadi baik-baik saja.

Sedangkan kita, lihat diri kita ini. Yang hanya sibuk mengeluh sambil bermimpi diatas kasur kalau masalah kita akan terselesaikan dengan jalan keluar yang ambruk dari langit saja, tanpa kita mau jalan buat mencari jalan keluarnya. Kita tetap di titik sedih ini, karena memang kita nggak mau bergeser. Dan keluhan itu malah semakin memaku kita buat lebih lama di titik ini.

Lama-lama kita nggak sadar kalau waktu kita tetap jalan. Dia lho nggak perduli kita sedih apa nggak. Ora Urus sama sekali. Dia tetap aja bye bye jalan. Dan tinggallah kita yang makin menua, tapi sayangnya nggak nambah lebih baik dan lebih oke. Karena waktu kita telah banyak kita habiskan buat meratapi sesuatu kesedihan yang harusnya bisa kita minimalisir. Tapi kita terlalu berdrama ria dan terlalu meresapinya banyak-banyak salah satunya dengan menambah sesuatu yang bernama keluhan.

Kawan, perbuatan mengeluh pasti pernah kita lakukan. Tapi kalau bisa jangan kita rajinkan, apalagi tiap ada masalah. Ngeluh lagi, ngeluh lagi. Yang dengar aja juga capek, tahu! Selain itu, keluhan hanya akan memenuhi kepala kita dengan suntikan pengaruh buruk. Hey, sejahat itukah kita dalam memperlakukan diri kita sendiri?

Semua hidup pasti ada halangannya. Jalani saja, nikmati saja. Karena kalau nggak, akan nambah beban kita, dan durasi susah kita juga akan bertambah. Orang yang bahagia bukan yang nggak ketemu momen yang sedih dalam hidupnya, tapi adalah mereka yang bisa menguasai keadaan dan diri mereka saat mereka sedih. Semua memang perlu proses dan latihan. Tapi kalau kita bisa melihat efek baik yang bakal kita terima kalau kita mampu melakukan hal itu, lalu kenapa kita masih nggak mau melakukan, dan malah memilih mengeluh, dan atau bersedih-sedih ria yang sudah pasti bakal membuat rasa susah kita bertambah lama?   

 

(NayMa)



RELATED ARTICLE