Bersabarlah, Allah Bersama Hambanya | DiaryHijaber.com

Writer : Someone Editor : Someone

Bersabarlah, Allah Bersama Hambanya

699 kali dilihat

Sabar yang biasa dipaparkan oleh para ulama adalah menahan diri dalam tiga perkara yaitu pertama, sabar dalam taat kepada Allah, kedua menahan diri dari hal-hal yang diharamkan, dan ketiga, sabar dalam menerima takdir Allah yang dirasa pahit.

Gampangkah melakukan semua itu? Pastinya tidak, dan karena itulah Allah menjanjikan surga untuk para hambaNya yang mau bersabar. Sedangkan surga itu sendiri adalah yang belum pernah dilihat oleh mata, didengar oleh telinga, dan atau dibayangkan oleh akal. Semua itu adalah sebagai balasan bagi besarnya kebaikan dan obat kesusahan bagi mereka yang telah rela bersabar.

Diriwayatkan bahwa Ali bin Abi Thalib radhiyallahu’anhu mengatakan, "Sabar bagi keimanan laksana kepala dalam tubuh. Apabila kesabaran telah lenyap maka lenyap pulalah keimanan.” (HR. Ibnu Abi Syaibah dan Al- Baihaqi)

Siapa yang melupakan sabar dalam hidupnya, sesungguhnya seperti telah mengagungkan hawa nafsunya sendiri. Dan ketika hawa nafsu telah menjadi raja dihatinya, maka keimanan kepada Allah pun tergeser dan semakin menipis. Hidupnya akan lebih rumit dan susah.

Hijabers, hidup ini intinya adalah cobaan. Kita dicoba, sampai dimana kualitas kita untuk hidup dalam aturan Allah. Dan kalau ada yang bilang bahwa sabar itu ada batasnya, sebenarnya tidak. Sabar itu pelajaran sampai mati, karena ketika kita masih hidup maka kita akan terus di uji. Dan ketika kita diuji, maka sabar masih sangat kita perlukan.

Sabar tidak membentuk penderitaan baru kepada manusia, kecuali malah membuatnya semakin tangguh dan kuat dalam menghadapi cobaan dalam hidupnya. Orang yang pandai bersabar juga akan menularkan kedamaian, ketenangan dan sikap positif kepada orang-orang disekitarnya. Tak heran jika mereka mudah diterima dimanapun tempatnya. Dan dimanapun dia berada, kebaikan Inshaallah akan selalu juga menyertainya.

Dari Shuhaib radhiyallahu’anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, 

“Sungguh menakjubkan urusan seorang mukmin. Sesungguhnya semua urusannya adalah baik untuknya. Dan hal itu tidak ada kecuali pada diri seorang mukmin. Apabila dia mendapatkan kesenangan maka dia pun bersyukur, maka hal itu adalah kebaikan untuknya. Apabila dia tertimpa kesulitan maka dia pun bersabar, maka hal itu juga sebuah kebaikan untuknya.” (HR. Muslim)

Hal ini jelas berbeda dengan mereka yang senantiasa lepas kontrol dan akrab dengan amarah dan sikap gampang mengeluh. Suasana senyaman apapun, akan mudah rusak saat kehadiran mereka. Orang orang yang mengenalnya, lambat laun akan memilih sikap mundur teratur karena perasaan yang tidak nyaman.

Karena itu, mari kita senantiasa meminta kepada Allah agar dikaruniakan nikmat kesabaran di dalam hati kita. Karena tidak ada kekuatan, kecuali hanya dari Allah. Tidak ada yang bisa menguatkan hati kita ketika menghadapi situasi tersulit sekalipun, kecuali hanya karena kuasa Allah.

“Robbanaa Afrigh‘Alainaa Shobron wa Tsabbit Aqdaamanaa wanshurnaa ‘Alal Qoumil Kaafiriin”

Artinya :

“Wahai Tuhan kami, limpahkanlah kesabaran atas diri kami, dan teguhkanlah pendirian kami dan tolonglah kami terhadap orang-orang kafir.” (QS. Al Baqarah: 250).

 

Banyak orang yang beranggapan bahwa sabar itu merupakan hal yang sulit, tapi harus untuk dilakukan. Pasrahkan dan biarkan Allah membantumu dalam waktu yang terus berjalan. Sesuatu yang indah pasti akan datang jika kita ingin bersabar. Semoga.

 

 

 

 

Writer : Ratna P Sari

Editor : BL



RELATED ARTICLE