Bolehkah Menyemir Rambut dengan Warna Hitam? | DiaryHijaber.com

Writer : Ratna P Sari Editor : BL

Bolehkah Menyemir Rambut dengan Warna Hitam?

287 kali dilihat

Menjadi cantik adalah keinginan setiap wanita. Karena itulah, banyak dari mereka yang kemudian menghias diri secantik mungkin. Salah satunya adalah mewarnai uban atau rambut yang terlihat mulai memutih. Hal ini dilakukan karena rambut yang memutih dianggap mengganggu penampilan, dan menjadikan kita terlihat tua. Lalu bagaimana Islam memandang semua ini?

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam sangat memerintahkan kita untuk menyelisihi ahli kitab di antaranya adalah dalam masalah uban. Dari Abu Hurairah radhiyallahu‘anhu, beliau berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Sesungguhnya orang-orang Yahudi dan Nashrani tidak menyemir uban mereka, maka selisilah mereka.” (HR. Bukhari dan Muslim).

Dari hadist di atas bisa disimpulkan bahwa kita justru diperintahkan untuk mencontoh Rasulullah shalallahu alaihi wa sallam untuk memberi warna pada uban kita. Namun bahan semir rambut apakah yang bisa kita gunakan untuk menyemir rambut kita tersebut?

Dari Abu Dzar radhiyallahu ‘anhu berkata, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

 “Sesungguhnya bahan yang terbaik yang kalian gunakan untuk menyemir uban adalah hinna’ (pacar) dan katm (inai).” (HR. Abu Daud, Tirmidzi, Ibnu Majah, dan An Nasa’i).

Tapi perlu kita ketahui pula Hijabers, bahwa kita diperintahkan pula oleh Rasulullah SAW agar menghindari warna hitam dalam memberi warna pada uban kita.

Dari Jabir radhiyallahu ‘anhu, dia berkata, ”Pada hari penaklukan Makkah, Abu Quhafah (ayah Abu Bakar) datang dalam keadaan kepala dan jenggotnya telah memutih (seperti kapas, artinya beliau telah beruban). Lalu Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, Ubahlah uban ini dengan sesuatu, tetapi hindarilah warna hitam.” (HR. Muslim).

An Nawawi menjelaskan bahwa menyemir uban berlaku bagi laki-laki maupun perempuan yaitu dengan shofroh (warna kuning) atau hamroh (warna merah) dan diharamkan menyemir uban dengan warna hitam menurut pendapat yang terkuat. Ada pula yang mengatakan bahwa hukumnya hanyalah makruh (makruh tanzih). Namun pendapat yang menyatakan haram lebih tepat berdasarkan sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam: hindarilah warna hitam.

Masalah ini ternyata bukan hal sepele saja ternyata dihadapan Allah, Hijabers. Terbukti bahkan Rasulullah SAW saja sampai memberikan ancaman bagi orang yang merubah uban mereka dengan warna hitam, seperti yang  disebutkan dalam hadits berikut.

Dari Ibnu ‘Abbas radhiyallahu ‘anhuma berkata, bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, (yang artinya), “Pada akhir zaman nanti akan muncul suatu kaum yang bersemir dengan warna hitam seperti tembolok merpati. Mereka itu tidak akan mencium bau surga.” (HR. Abu Daud, An Nasa’i).

Semoga hal ini bisa menjadi ilmu yang bermanfaat bagi kita semua, dan Allah selalu memberikan kita ketakwaan serta taufik untuk menjauhkan diri kita dari yang melakukan yang haram. Aamiin.



RELATED ARTICLE