Bujuk Rayu Setan yang Terkutuk | DiaryHijaber.com

Writer : Ratna P Sari Editor : BL

Bujuk Rayu Setan yang Terkutuk

539 kali dilihat

Setiap detik adalah pertarungan kita tentang kebaikan atau keburukan. Ketika kita memilih untuk baik, maka pahala Allah untuk kita. Sebaliknya ketika jalan dosa kita lakukan, maka syetan lah yang akan jadi sekutu kita. Lalu sebenarnya siapakah syetan itu?

Setan adalah balatentara Iblis yang ditugaskan untuk menyesatkan manusia dari jalan Allah yang lurus. Syetan ini ada dua macam yaitu syetan dari golongan Jin dan syetan dari golongan manusia yang bisa dilihat dengan kasat mata.

“Dan demikianlah Kami jadikan bagi tiap-tiap nabi itu musuh, yaitu setan-setan (dari jenis) manusia dan (dari jenis) jin, sebahagian mereka membisikkan kepada sebahagian yang lain perkataan-perkataan yang indah-indah  untuk menipu (manusia). Jika Tuhanmu menghendaki, niscaya mereka tidak mengerjakannya, maka tinggalkanlah mereka dan apa yang mereka ada-adakan." (QS. Al An’am : 112).

Para setan itu hidup di bawah perintah panglima tertingginya Iblis, yang tetap hidup sampai hari kiamat nanti. Dan mereka semua akan terus berusaha menyesatkan kita. Namun setan tidak mempunyai kekuatan untuk mempengaruhi orang yang beriman dan bertawakal pada Allah. Setan hanya mampu menguasai dan mengendalikan orang yang mengambilnya sebagai pemimpin, sebagaimana disebutkan dalam surat an Nahl ayat 99-100.

Sesungguhnya setan ini tidak ada kekuasaannya atas orang-orang yang beriman dan bertawakal kepada Tuhannya. 100- Sesungguhnya kekuasaannya (setan) hanyalah atas orang-orang yang mengambilnya jadi pemimpin dan atas orang-orang yang mempersekutukannya dengan Allah. (An Nahl 99-100)

Karena itu, sudah sepatutnya bagi kita yang ingin tetap hidup damai dalam lindungan Allah,  untuk selalu mengikuti jalan lurus yang Allah tetapkan untuk kita, serta tidak mendengar dan mengikuti bisikan syetan yang selalu muncul didalam hati dan fikiran kita.

Setan hanya mengajak dan mendorong manusia untuk mengerjakan pekerjaan maksiat dan durhaka pada Allah. Dan menyesatkan kita sejauh-jauhnya dalam kehancuran, kebingungan dan kesedihan. Karena itu, mari kita selalu berlindung pada Allah dari tipu daya dan bujuk rayu syetan yang menyesatkan.

"Katakanlah: Aku berlidung kepada Tuhan (yang memelihara dan menguasai) manusia. raja manusia.. sembahan manusia. dari kejahatan (bisikan) syaitan yang biasa bersembunyi, yang membisikkan (kejahatan) ke dalam dada manusia, dari (golongan) jin dan manusia.” (QS. An Naas: 1-6).



RELATED ARTICLE