Cantik Di Depan Kamera | DiaryHijaber.com

Writer : NayMa Editor : NayMa

Cantik Di Depan Kamera

299 kali dilihat

Kawan, pernah nggak kamu lihat sebuah acara social experiment yang banyak bertebaran di you tube? Itu tuh acara dimana ada orang yang nyamar jadi orang gila, gelandangan dan lain sebagainya, yang notabene dipandang sebelah mata oleh orang lain. Mereka lalu menguji orang yang didekatinya untuk tahu apakah orang tersebut mau berbuat baik ke mereka atau nggak.

Reaksi yang muncul dari targetnya sih macam-macam. Ada yang ramah, ada yang kasihan, ada yang nolak, bahkan ngusir secara kasar. Tapi anehnya, ketika ada yang tahu kalau semua itu cuma settingan dan atau ada mata kamera didekatnya, kebanyakan dari mereka memberikan reaksi yang sama. Mereka “Berbalik bersikap baik, cantik dan super ramah”, kepada orang yang menyamar tersebut. Kenapa bisa begitu? Karena mereka tahu dengan pasti mereka harus memberi kesan baik kepada orang yang nanti nonton acara itu. Jangan sampai mereka dicap pemarah, pelit, sombong dan lain-lain.

Kawan, tahu nggak sih sebenarnya “acara” serupa juga terjadi loh di hidup kita, setiap hari. Semua orang disekitar kita memainkan perannya masing-masing. Dan disana juga ada kamera yang setiap detik mengintai kita. Bedanya bila acara diatas tadi adalah settingan manusia, tapi yang ini disetting langsung oleh Allah dari atas sana. “Kamera” itu nggak pernah mati atau padam sedetikpun. Kamera itu akan On terus sampai kita mati. Karena Allah adalah Maha Melihat dan mengawasi kita, 24 jam tanpa henti. Tapi entah kenapa reaksi kita ternyata nggak selalunya baik. Bahkan banyak dari kita yang cuek, dan malah nggak ngasih image baik buat diri kita sendiri dihadapan Allah.

Padahal kesan yang baik dihadapan Allah inilah yang akan membuat Allah lebih sayang ke kita, dan lalu memulyakan hidup kita. Kitapun akan terlihat lebih bertambah cantik dan indah. Lalu kenapa kita malah tidak begitu perduli dengan semua itu?

Kawan, setiap saat kita didengar dan diawasi, setiap tingkah laku kita bahkan yang hanya tersirat dihati. Allah Ta’ala berfirman, (yang artinya), “Dia mengetahui (pandangan) mata yang khianat dan apa yang disembunyikan oleh hati.” (Qs. al Mu’min : 19).

Maka, “Katakanlah: “Cukuplah Allah menjadi saksi antaraku dan antaramu. Dia mengetahui apa yang di langit dan di bumi.” (Qs. al Ankabut : 52).

Lalu mengapa kita masih standart dalam berbuat baik, biasa dalam kualitas iman, dan merasa lebih sungkan kepada manusia dan malah memilih cuek dari membuat image baik nan cantik dihadapan Allah yang Maha segala-galanya?

 

(NayMa)



RELATED ARTICLE