Cara Menjadi Tetangga Yang Asyik | DiaryHijaber.com

Writer : NayMa Editor : NayMa

Cara Menjadi Tetangga Yang Asyik

394 kali dilihat

Kali ini kita nggak mau rumpi atau ngomongin tetangga, lho. Tapi, justru kita mau serius belajar tentang gimana cara menjadi tetangga yang baik, seperti yang pernah diajarkan oleh teladan kita Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wa Sallam.

Kalau ada yang nanya kenapa kudu belajar beginian, jawabannya pasti adalah karena semua manusia nggak mungkin bisa hidup sendirian. Mereka butuh yang namanya bersosialisasi, dan saling membantu. Maka ilmu buat menjadi tetangga yang baik emang udah kudu pasti diperlukan.

Dari Ibnu Umar, ia berkata, “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, “Jibril selalu berwasiat kepadaku agar berbuat baik kepada tetangga sampai saya mengira bahwa dia (Jibril) akan menetapkan warisan baginya.” (Hr. Bukhari). Syaikh Muhammad bin Shalih Al Utsaimin menjelaskan: “Bukan berarti dalam hadits ini Jibril mensyariatkan bagian harta waris untuk tetangga karena Jibril tidak memiliki hak dalam hal ini. Namun maknanya adalah beliau sampai mengira bahwa akan turun wahyu yang mensyariatkan tetangga mendapat bagian waris. Ini menunjukkan betapa ditekankannya wasiat Jibril tersebut kepada Nabi Shallallahu’alaihi Wasallam”

Kawan, tetangga yang baik itu menenangkan dan mendamaikan tetangganya yang lain. Dan sebaliknya, tetangga yang menjengkelkan, nggak asyik, atau malah hobi membuat kisruh, waduh bencana banget deh tuh. Hiduppun akhirnya juga ikutan nggak senang dan tenang tentunya. Jadi, yuk buruan kita kepoin, gimana sih tuntunan Rasululllah shallallahu ‘alaihi wa sallam, agar kita bisa jadi tetangga yang asyik dan baik?

Pertama, Nggak suka mengganggu tetangga kita.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Demi Allah, tidak beriman. Demi Allah, tidak beriman. Demi Allah, tidak beriman. “Sahabat bertanya, “Siapa wahai Rasulullah?” Beliau menjawab, "Yang tetangganya tidak aman dari keburukannya” (HR. Bukhari)

Kedua, Suka berbagi pada tetangga kita.

Dari Abu Dzar radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Wahai Abu Dzar, apabila kamu memasak sayur (daging kuah) maka perbanyaklah airnya dan berilah tetanggamu” (HR. Muslim)

Dari Abdullah ibnul Mishwar, ia berkata, “Saya pernah mendengar lbnu Abbas meriwayatkan dari lbnu Zubair di mana dia berkata, “Saya pernah mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,“Seorang yang beriman tidak akan kekenyangan sedangkan tetangganya dalam keadaan lapar.” (Hr. Bukhari)

Ketiga, Memberi hadiah buat tetangga kita

Dari Aisyah, ia berkata, “Saya pernah berkata pada Rasulullah, ”Wahai Rasulullah! Saya mempunyai dua tetangga, kepada siapa saya memberi hadiah?” Beliau menjawab, “Berilah hadiah kepada tetangga yang rumahnya paling dekat denganmu.” (HR. Bukhari, Ahmad, dan Abu Dawud)

Kawan, itulah tadi kurang lebih, sedikit cara dari begitu banyaknya cara dan ajaran kebaikan yang di berikan oleh Rasul kita dalam rangka memuliakan tetangga kita. Islam adalah agama yang penuh kebaikan, karena itu sebagai seorang muslim, kitapun seharusnya bisa belajar menjadi sumber kebaikan dan ketenangan salah satunya adalah untuk tetangga kita. Karena hal itu juga adalah termasuk salah satu dari pembuktian iman kita, seperti yang disabdakan oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wassallam, “Barangsiapa yang beriman kepada Allah dan hari Akhir, maka hendaklah ia memuliakan tetangganya” (Muttafaq ‘alaih).

Semoga Allah selalu berkenan memberikan kasih sayang dan RidhoNya untuk kita, dan melembutkan hati kita untuk senantiasa berlaku baik kepada tetangga kita. Aamiin.

 

(NayMa)

 



RELATED ARTICLE