Cara Tidur Rasul yang Menyehatkan | DiaryHijaber.com

Writer : Ratna P Sari Editor : BL

Cara Tidur Rasul yang Menyehatkan

299 kali dilihat

Allah memberikan begitu banyak kenikmatan kepada kita, sehingga kita tidak akan bisa menghitung dengan jari kita. Salah satu contoh kecilnya adalah memberi waktu malam kita untuk beristirahat atau tidur. Dan begitu kita bangun kembali di pagi hari, kita bisa kembali melakukan aktivitas dengan sehat kembali. Allah Subhanahu wata’ala berfirman, “Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah tidurmu di waktu malam dan siang hari…” (QS. Ar-Ruum: 23). Allah juga berfirman, “Dan Kami jadikan tidurmu untuk istirahat.” (QS. An-Naba’: 9).

Rasulullah SAW sendiri telah mengajarkan kepada kita tentang tatacara tidur yang sehat. Beliau bersabda, (yang artinya), Berbaringlah di atas rusuk sebelah kananmu.” (HR. Al-Bukhari dan Muslim).

Sedangkan Ibnul Qayyim, menjelaskan bahwa “Tidur berbaring pada sisi kanan dianjurkan dalam Islam agar seseorang tidak kesusahan untuk bangun shalat malam. Tidur pada sisi kanan lebih bermanfaat pada jantung. Sedangkan tidur pada sisi kiri berguna bagi badan namun akan membuat kita semakin malas.”

Ajaran Rasulullah SAW yang mulia ini ternyata telah dibuktikan manfaatnya oleh para ilmuwan modern sekarang ini. Tidur dengan posisi miring ke kanan akan memudahkan sekresi yang berupa cairan lendir pada bronkus (cabang paru-paru) sebelah kiri. Jantung kita juga menahan beban yang lebih sedikit dan lever pun berada dalam kondisi yang lebih stabil dan tidak menggantung. Selain itu, lambung juga berada dalam kondisi nyaman. Dan posisi tidur seperti ini juga sangat membantu mempercepat proses pengosongan lambung.

Tak hanya itu saja, tidur dengan posisi sebelah kanan, maka otak bagian kiri yang mempersarafi segala aktivitas organ tubuh bagian kanan akan terhindar dari bahaya yang timbul akibat sirkulasi yang melambat saat kita tidur.

Bahaya tersebut meliputi pengendapan bekuan darah, lemak, asam sisa oksidasi, dan peningkatan kecepatan atherosclerosis atau penyempitan pembuluh darah, sehingga  jika seseorang berisiko terkena stroke, maka yang berisiko adalah otak bagian kanan, dengan akibat kelumpuhan pada sebelah kiri atau bagian yang tidak dominan.

Tidur dengan posisi miring ke kanan juga mengakibatkan perjalanan makan yang telah dicerna dan siap di serap akan menjadi lebih lama, hal ini disebabkan posisi usus halus hingga usus besar ada di bawah. Dengan begitu, penyerapan nutrisi pun bisa berjalan lebih optimal.

Dan masih banyak lagi manfaat yang akan diperoleh tubuh kita, apabila kita mau menjalankan adab tidur seperti yang dicontohkan Rasulullah SAW tersebut. Karena itu Hijabers, jangan sampai kita sia-siakan waktu tidur kita sekedar untuk melepas penat saja, namun juga merupakan bagian dari ibadah dan cara kita menjaga kesehatan kita, agar kita bisa benar-benar lebih fit lagi setelah bangun nanti.



RELATED ARTICLE