"Cinta Itu Nggak Bisa Dipaksakan" | DiaryHijaber.com

Writer : NayMa Editor : NayMa

"Cinta Itu Nggak Bisa Dipaksakan"

245 kali dilihat

Jatuh cinta bisa datang kapan saja, ke siapa saja, dan terjadi dimana saja. Nggak bisa baku pada suatu waktu, dan tempat. Kadang kita sendiri juga nggak sadar kenapa bisa jatuh cinta pada seseorang itu. Kalau diminta buat menjelaskan kita cuma bisa bilang, “aku juga nggak ngerti. Pokoknya cinta aja”.

Dan cinta memang nggak bisa dipaksakan. Sudah pasti, memang nggak akan ada yang boleh main paksa, karena ini adalah hidup kita. Kita yang menjalani dan kita yang merasakan enak nggak enaknya. Nggak boleh ada orang yang ikut campur tangan dalam menentukan apapun yang terjadi dalam hidup kita. Termasuk kepada siapa kita akan mencintai.

Tapi...

Sayangnya, nggak ada kebenaran sejati pada diri manusia. Termasuk juga diri kita. Semua orang bisa berbuat salah. Artinya, mungkin saja pilihan cinta yang kita lakukan adalah salah. Dalam arti,  ternyata kita memilih orang yang salah untuk kita cintai. Maka dari itu kita butuh nasehat dari orang lain. Secara, kita tahu bahwa kadang namanya orang jatuh cinta, apapun bakal terlihat indah, dan apapun bakal terlihat beres-beres saja. Kita nggak melihat seseorang yang kita cintai secara utuh dengan kekurangan dan kelebihannya. Baru deh ketika waktu sudah berjalan sekian lama, kita sadar sendiri bahkan kaget dengan segala kekurangannya sebagai manusia biasa.

Karena itu dengarkan nasehat orang lain di sekeliling kita, tentang orang yang kita cintai tersebut. Apakah dia baik untuk kehidupan kita nantinya atau nggak. Bukan untuk  penentu akhir, bahwa kita harus meneruskan cinta itu atau nggak, tapi hanya sebagai bahan masukan tentang sebuah kebaikan.

Tenang aja, nggak ada yang bakal memaksakan cinta kepada kita. Mereka yang menasehati hanya sekedar memberi pertimbangan tentang pilihan cinta kita. Semata karena mereka memang sayang sama kita. Kalau mereka nggak perduli dan perhatian kepada kita, mereka akan cuek-cuek saja dengan senang atau nggak nya kita dan dengan baik atau nggak nya kehidupan kita. Tapi sekali lagi mereka tetap meluangkan beberapa menit yang dimilikinya untuk kebaikan kita.  

Maka memang baiknya kita menyediakan telinga buat mereka. Dan jangan buru-buru menyimpulkan apapun tentang nasehat mereka. Toh ini memang hidup kita, cinta juga yang punya kita dan kita juga yang menjalaninya. Jangan khawatir, nggak akan ada yang akan memaksakan cinta kepada kita. Sekali lagi mereka hanya sekedar memberi pertimbangan dan nasehat yang mereka maksudkan demi kebaikan kita dan kita wajib menghargai itu.

Selanjutnya, selamat jatuh cinta, kawan.  Tapi jangan lupa buat selalu “ingat daratan” alias nggak lupa diri saat jatuh cinta. Karena betapapun cintanya kita pada seseorang, dia tetaplah saja makhluk dan hamba seperti halnya kita. Jangan terlalu memuja cinta, sampai-sampai orang yang memberi pertimbangan saja tentang pilihan cinta kita, malah kita artikan “memaksakan cinta yang nggak kita cintai”. Kita sebagai manusia biasa memang harus belajar tahu diri kalau orang yang lagi mencintai memang biasanya kurang bisa melihat semua dengan netral. Hal ini karena yang ada dalam penglihatannya, semua hanya yang indah-indah saja. Makanya kadang kita butuh orang lain buat menetralkan keadaan itu.

Ayo tetap belajar berpikir jernih walaupun kita lagi jatuh cinta, agar cinta yang kita punya akhirnya tetap pada jalur yang di ridhoi Allah, dan bukan malah merusak hidup kita sendiri. Karena kalau hal itu sampai terjadi sama saja kita lagi “menggali lubang kubur kita sendiri”. Jangan lupa untuk tetap mendengarkan nasehat kebaikan dari orang-orang yang menyayangi kita termasuk dalam hal seseorang yang kita cintai itu. Agar kita nggak terjebak dari yang namanya cinta buta yang nantinya bisa kita sesali.

 

(NayMa)



RELATED ARTICLE