Hey, Apa Kabar Al Quran mu? | DiaryHijaber.com

Writer : NayMa Editor : NayMa

Hey, Apa Kabar Al Quran mu?

286 kali dilihat

Assalamuallaikum kawan! ngomong-ngomong nih, apa kabar Al Quran kita? Apakah dia sedang berguna, ataukah sudah “pensiun” dan berdebu di sebuah sudut rumah kita?

Apakah kita termasuk orang yang asing dengan Al Quran kita sendiri? Kapan terakhir kita berinteraksi dengannya? Kapan terakhir kita begitu rindu dengannya? Apa sekarang kita masih rindu dengannya?

“Ah, apa pentingnya Al Quran” begitu komentar beberapa orang diluaran sana. Kita yang beragama Islam ini bahkan sering merasa asing dengan kitab kita sendiri. Kita sering nggak sadar bahwa dia adalah petunjuk hidup dari yang Maha memberikan kehidupan kepada kita.

Semua karena kita banyak mengacuhkan Al Quran. Jangankan mengerti kandungannya, dan atau menghafalnya, membaca satu hurufpun banyak dari kita yang masih belum juga lancar. Padahal sudah berapa lama kita hidup di dunia. Kita banyak menganggap bahwa ilmu tentang kandungan atau isi Al Quran adalah ilmu sampingan yang kalah keren atau kalah laku dengan ilmu yang lainnya. Sehingga kita merasa nggak perlu agi belajar tentang apa sih isi Al Quran. Kita juga nggak merutinkan diri untuk sekedar membacanya, walau hanya 5 menit sehari saja. Sayang sekali, kita benar-benar telah salah kaprah. Bahkan sebenarnya dengan Al Quran itu, kita akhirnya bisa mendapatkan apa-apa sebenarnya yang kita cari dalam hidup. Yaitu ketenangan, kedamaian dan kesenangan, yang bisa kita dapatkan lewat petunjuk dan rahmat dari Allah Ta’ala.

Di dalam Al Quran tertulis, (yang artinya), “Dan sesungguhnya Kami telah mendatangkan sebuah Kitab (Al Quran) kepada mereka yang Kami telah menjelaskannya atas dasar pengetahuan Kami; menjadi petunjuk dan rahmat bagi orang-orang yang beriman” (Qs. Al A'raf: 52)

Dengan Al Quran kita bisa mendapatkan apa-apa sebenarnya yang kita cari dalam hidup. Yaitu ketenangan, kedamaian dan kesenangan, yang bisa kita dapatkan lewat petunjuk dan rahmat dari Allah Ta’ala.

Kawan, Ibarat kata nih kita merakit sebuah komputer, tapi kita sama sekali nggak memiliki buku pedoman untuk merakitnya. Kita yang masih minim sekali dalam hal ilmu ini sok tahu dalam merakit komputer itu menjadi yang ala-ala kita sendiri. Maka bisa dipastikan bahwa akan banyak kekurangan disana-sini, dan atau malah acara rakit merakit itu akan berakhir dengan nggak happy ending alias komputernya pun akan meleduk syalala.  

Itu baru hal sekecil merakit komputer, kawan. Lalu bagaimana dengan hidup kita yang merupakan hal yang sangat komplek, dan bahkan rumit dan berat ini? Al Quran lah sebenarnya solusi dari semua itu. Tapi sekali lagi sayangnya, banyak dari kita yang jarang mengindahkannya, melainkan hanya menganggapnya sebagai sarana pengindah rumah kita saja. Sayang sekali.

Maka ayo kita mulai membuka Al Quran, mengkajinya, mempelajarinya, membacanya dan berakrab-akrab dengannya. Kita akan banyak tahu tentang hal yang sebelumnya kita sama sekali nggak tahu. Jangan asingkan diri kita dengan “buku petunjuk hidup” kita ini. Asli, tersesat itu nggak enak banget. Secara, kita bakal terkena acara nubruk, salah jalan dan karib kerabatnya. Apalagi kalau tersesat itu dalam arti kita jadi nggak jelas hidup kita. Kawan,  hidup kita yang waktunya singkat ini, tapi kita masih sempat melakukan hal itu? Yakin bener kita mau?

 

(NayMa)

 



RELATED ARTICLE