Hijabers, I'tikaf Yuk! | DiaryHijaber.com

Writer : Someone Editor : Someone

Hijabers, I'tikaf Yuk!

578 kali dilihat

I’tikaf itu disyari’atkan setiap waktu, namun lebih ditekankan lagi di bulan Ramadhan, lebih-lebih lagi di sepuluh hari terakhir dari bulan suci tersebut. Dengan alasan sebagai usaha untuk mencari dan menemukan malam lailatul qadar yang memiliki keistimewaan 1:1000 keistimewaan bulan selain bulan Ramadhan, oleh karena itu I’tikaf pada saat-saat itu sangat dianjurkan.  Dari Aisyah ra. (isteri Nabi saw) menuturkan:

“Sesungguhnya Nabi saw. melakukan I’tikaf pada sepuluh hari terakhir bulan Ramadhan hingga beliau wafat, kemudian isteri-isterinya mengerjakan I’tikaf sepeninggal beliau”. (HR. Bukhari dan Muslim)

I’tikaf ini disyari’atkan dilaksanakan di masjid berdasarkan firman Allah Ta’ala, (yang artinya)

“…dan janganlah kalian campuri mereka (isterimu) itu, sedang kalian sedang dalam keadaan I’tikaf di masjid, itulah ketentuan Allah, maka janganlah kalian mendekatinya. Demikianlah Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepada manusia agar bertakwa”. (QS. Al-Baqarah: 187)

Dan untuk kita para wanita, diperbolehkan untuk melakukan i’tikaf sebagaimana Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam mengizinkan istri tercinta beliau untuk beri’tikaf. (HR. Bukhari & Muslim). Akan tetapi, i’tikaf yang dilakukan harus memenuhi dua syarat yaitu tidak membawa fitnah atau godaan bagi para laki- laki dan mendapatkan ijin dari suaminya.

Hijabers, 10 hari terakhir di bulan Ramadhan ini adalah kesempatan emas bagi kita untuk menyampaikan seluruh pengharapan, doa  dan beribadah kepada Allah dengan sepenuh hati. Dan dengan i’tikaf di masjid, diharapkan konsentrasi ibadah kita akan lebih terfokuskan kembali. Karena kita sudah meniatkan diri untuk melepaskan diri sejenak dari kesibukan dunia dan memperbanyak ibadah kita saja. Jadi, tunggu apalagi, ayo i’tikaf ke masjid!

 

 

 

Writer : Ratna P Sari

Editor : BL



RELATED ARTICLE