HP Dan Manusia Zombie | DiaryHijaber.com

Writer : NayMa Editor : NayMa

HP Dan Manusia Zombie

329 kali dilihat

Kelihatannya hidup, tapi seperti orang mati. Nggak bergerak tapi masih bernafas. Nggak bergerak tapi masih bisa berfikir. Nggak berpindah tempat tapi sangat fokus dan teliti. Semua karena rasa kecanduan dengan HP. HP yang bisa merubah dunia seseorang menjadi hanya milik dirinya saja, dan isinyapun hanya diri sendiri saja.

Hari-hari main HP. Ada teman sibuk dengan HP. Kumpul keluarga, masih bawa HP. Bercanda dengan teman, diselingi “bergaul” dengan HP. Belajarpun main HP, bekerja main HP, makan main HP, rekreasi main HP, bahkan habis sholatpun yang diambil HP. Sepertinya dia nggak bisa hidup tanpa HP.

Kelihatannya saja bersama orang lain, tapi pikiran, badan dan fokusnya hanya ke HP. Nggak ada lagi acara komunikasi, bercanda, berbincang hangat dan mungkin hal kecil yang bernama “saling bertanya kabar” pun di absenkan. Acara curhat pun juga lebih banyak dilakukan di medsos yang ada di HP, dan bukan dengan orang hidup yang ada di sampingnya. Ikatan emosional dan ketergantungan juga lebih banyak lakukan bersama benda yang bernama HP tersebut.

HP ternyata telah menjauhkan yang dekat dan mendekatkan yang jauh. Manusia akhirnya seperti zombie-zombie yang berkeliaran dimana-mana. Hidupnya bukan lagi tentang rasa, dan kenyataan. Tapi hanya sekedar dia, dunia maya dan HPnya.

Segarnya air, cerianya senyum, dekatnya jabat tangan, sejuknya angin, lembutnya embun, hangatnya kasih sayang, panasnya matahari, dan keindahan hidup lainnya seperti nggak lagi bermakna. Waktu memang berjalan, tapi manusianya nggak berpindah. Tetap ditempat yang sama dengan HP yang menjadi sahabatnya.

Padahal hidup adalah hidup, dan hidup bukanlah mati atau bersama benda mati. Bergerak adalah hidup, bergaul adalah hidup, dan manusia hidup itu memiliki rasa, pada kehidupan dan yang ada di sekelilingnya yang hidup. Bukan pada HP yang jelas-jelas adalah benda mati.

Manusia hidup juga punya kewajiban. Dan berapa banyak manusia dibuat mati atau setengah mati karena sibuk dengan HP dan akhirnya banyak melalaikan kewajiban?

Karena itu, taruh HP mu, dan hiduplah!

Hiruplah udara segar diluaran, rasakanlah bahwa kau benar-benar hidup! Bergeraklah, berlarilah, bergaullah! Saat ada temanmu, simpan HP mu. Saat kewajibanmu harus dilakukan, simpan HP mu!. Saat sekelilingmu perlu perhatianmu, simpan HP mu! Jangan kau terus-terusan hidup hanya bersama HP mu!.

Karena kau hidup, dan harus bertingkah seperti orang hidup. HP bukan kesenangan, tapi justru penjara yang kau buat sendiri! Dia akan membuatmu kecanduan, dan merasa seperti sahabat sejati. Tapi sebenarnya karena dialah justru kau akan kehilangan sahabat hidup yang sebenarnya.

Hidup adalah karunia Allah yang begitu indah. Maka hiduplah dengan sebenarnya hidup. Dan bukan seperti mayat hidup. Jangan sibukkan hidup hanya dengan HP. Jangan duakan keluarga demi HP. Jangan tinggalkan teman dan sahabat demi HP. Jangan lupakan kewajiban karena HP. Hp bukan sahabat, hanya sekedar pemikat atau bahkan bisa menjadi penjara buat kita. Semoga kita semua bisa menyadari semua itu.

 

(NayMa)

 

 

 



RELATED ARTICLE