Ih, Iri Deh Gue!! | DiaryHijaber.com

Writer : Someone Editor : Someone

Ih, Iri Deh Gue!!

768 kali dilihat

(Diaryhijaber.com) - 

"Dan (ingatlah), tatkala Kami berfirman kepada para malaikat: 'Sujudlah kamu semua kepada Adam', lalu mereka sujud kecuali iblis. Dia berkata: 'Apakah aku akan sujud kepada orang yang Engkau ciptakan dari tanah?"

 [QS. Al-Isra ayat 61]

Iblis adalah nenek moyangnya rasa iri, dengki, dan sombong. Iblis yang dulunya ada disurga, akhirnya berakhir tragis karena diusir Allah karena sifat durhakanya.

"Tuhan berfirman: "Pergilah, barangsiapa di antara mereka yang mengikuti kamu, maka sesungguhnya neraka Jahannam adalah balasanmu semua, sebagai suatu pembalasan yang cukup."

 [QS. Al-Isra ayat 63]

Iblis yang dulu hidup bergabung bersama malaikat, akhirnya hancur karena sifat iri, dengki dan sombong. 

Say, sadar nggak sadar, sifat kaya' gitu ternyata juga muncul di hati dan diri kita sekarang. Kita ngerasa lebih baik, lebih mampu, lebih segalanya dari orang lain. Kalo orang lain dapat kelebihan dikit, kitanya yang gatel. Temen bisa beli kulkas aja, kita malah yang meriang. Temen dapat jodoh yang baik, kita yang pingsan. Temen dapat rejeki, kita malah fitnah sana sini. Temen berhasil dan sukses, kita nggak terima trus malah ngebully. 

Kita ngerasa "kok dia sih, harusnya tuh gue. Gue kan lebih bla.. bla..bla..". Intinya girls, kita sering ngerasa nggak seneng, saat orang lain seneng.

"Dia (iblis) berkata: "Terangkanlah kepadaku inikah orangnya yang Engkau muliakan atas diriku?... ".

 [QS. Al-Isra ayat 62]

Sama kan, buu?? 

Iblis juga nggak seneng saat diperintahkan Allah buat sujud ke Adam. Dia ngiri kok malah Adam yang kudu dihormatin dan bukan dia yang udah "lebih pengalaman". Padahal, kalo Allah udah menghendaki apapun, harusnya emang kudu di taatin no matter what. Karena Allah lebih tau segalanya, dari pada siapapun yang pernah ada. Allah yang paling ngerti hikmah, tujuan dan pelajaran dari setiap kehendaknya. 

Say, belajar dari kesalahan iblis, walopun kita udah keliatan sebaik dan se perfect apapun dihadapan manusia, tapi emang baiknya kita minta perlindungan Allah dari menganggap diri sendiri sebagai yang lebih baik, ato bahkan yang terbaik. Nggak ada satupun diantara kita yang tau, siapa yang paling sip kedudukannya di hadapan Allah. Kita cuma sama sama berusaha lebih baik aja dari hari ke hari. 

Rasulullah shalallhu ‘alaihi wa salam bersabda ,
"… Allah telah menetapkan takdir untuk setiap makhluk sejak lima puluh ribu tahun sebelum penciptaan langit dan bumi” 

( HR. Muslim )

"Dan pada sisi Allah-lah kunci-kunci semua yang ghaib; tidak ada yang mengetahuinya kecuali Dia sendiri, dan Dia mengetahui apa yang di daratan dan di lautan, dan tiada sehelai daun pun yang gugur melainkan Dia mengetahuinya (pula), dan tidak jatuh sebutir biji-pun dalam kegelapan bumi, dan tidak sesuatu yang basah atau yang kering, melainkan tertulis dalam kitab yang nyata (Lauh Mahfudz)” 

(QS. Al An’am:59).

Say, semua orang udah punya jatah takdir sendiri sendiri. Entah itu kejadian yang menimpanya, rejeki, maut, jodoh dan lain lainnya. Udah ada jatahnya sendiri sendiri, dan udah diatur dengan pas pula sama Allah. Allah ngerti apa yang terbaik buat kita, dan apa yang kita butuhin buat kebaikan kita.

"... dan sekali-kali tidaklah Rabb-mu menganiaya hamba-hamba-Nya" 

(Qs. Fussilat : 46) 

So, rasanya buang waktu aja deh kalo kita masih ngurusin apa apa yang diperoleh orang lain. Apalagi sampe iri ataupun dengki dan nganggap harusnya tuh kita yang pantes dapatin semua kelebihan itu. Mending dari pada gitu, kita usaha sendiri deh buat jadi lebih juga.

*emang gue bisa???

Kenapa nggak, cantik?? Heey!! Bukankah tiap orang diberi kelebihan, keunikan, dan jatah yang paaassss buat masing masing. Dan belum tentu itu semua bakal dimilikin orang lain juga lho. Ayo bangun!!, dan jadilah lebih baik, keles. Dari pada kita cuman bisa iri dan dengki mulu, trus jadi anak buah ato keturunan si iblis. Emang situ mauuu???? 


(NayMa/diaryhijaber.com) 



RELATED ARTICLE