Inilah Alasan Mengapa kita Harus Cintai Seseorang Hanya Karena Allah Saja | DiaryHijaber.com

Writer : NayMa Editor : NayMa

Inilah Alasan Mengapa kita Harus Cintai Seseorang Hanya Karena Allah Saja

370 kali dilihat

Saat kita sayang sama seseorang, pengennya sih untuk selamanya bisa sama-sama dia kan?. Dan untuk merealisasikan semua itu, pastinya kita juga banyak melakukan pengorbanan disana-sini. Dan itu adalah memang sebuah konsekuensi yang harus kita tanggung. Nggak ada sesuatu yang baik seterusnya tanpa perawatan dan penjagaan. Dan memang buat merawat dan menjaga kasih sayang itu, udah pasti butuh yang namanya pengorbanan.

Namun, satu hal yang harus kita ingat. Seorang Ulama besar bernama Imam Syafi’i telah berpesan kepada kita “Jangan pernah mencintai seseorang yang tidak mencintai Allah. Jika Allah saja ia tinggalkan, apalagi hanya seorang dirimu.” Maka jangan sampai kita nggak lakukan nasehat beliau yang mulia ini. Karena orang yang menyepelekan hubungannya dengan Allah, maka akan datang waktunya saat dia pergi atau menghianati karena alasan menyepelekan hubungan kasih sayang kita dengannya itu.

Karena itu sayangi diri kita, dengan hati-hati memilih kepada siapa kita meletakkan kasih sayang dan pengorbanan kita. Jangan sampai kita salah pilih, apalagi memilih orang yang nggak mau memilih Allah sebagai satu-satunya RobbNya. Dia yang nggak takut dengan kekuasaan Allah, maka akan dengan sangat berani dan nggak pakai hati saat akan menyakiti kita. Dia yang nggak percaya dengan Allah yang Maha Melihat, Mendengar dan Maha segalanya, akan dengan mudah melakukan tindakan yang jahat karena merasa, toh nggak ada orang lain yang tahu dan atau lagi mengawasi dia.

Tapi mereka yang sholeh, yang punya iman dan rasa takut ke Allah, akan lebih berpikir ulang ketika akan berbuat sesuatu yang jahat ke kita. Karena hati dan pikirannya akan berkata, jika kita tidak membalaspun, maka Allah yang akan memberikan balasan yang setimpal untuknya. Jika mereka akan berniat jahatpun walau hanya dalam hati, maka percuma juga. Karena Allah selalu mendengar dan mengawasi.  

Akhirnya, dia yang punya iman akan selalu berusaha berbuat baik ke kita, semata bukan cuma pengen buat kita senang, tapi juga pengen ridho Allah datang buat dia. Maka jadilah kasih sayangnya nggak palsu alias tulus ke kita. Jadilah kita sendiri yang akhirnya merasa beruntung dan bahagia. Bukan begitu, bukan?  

 

(NayMa)



RELATED ARTICLE