Inilah Repotnya Kalau Kita Mendholimi Orang | DiaryHijaber.com

Writer : NayMa Editor : NayMa

Inilah Repotnya Kalau Kita Mendholimi Orang

292 kali dilihat

Namanya manusia, pasti nggak akan lepas dari salah dan lupa. Karena nggak ada judulnya di dunia ini manusia yang sempurna dan selalu dalam kebaikan. Bahkan Nabi pun dahulu pernah berbuat salah, sampai ditegur langsung oleh Allah Ta’ala. Maka dari itu memang baiknya adalah kita yang bisa mendidik diri kita buat selalu gampang minta maaf dan memaafkan orang lain. Secara, kita sendiripun juga pasti ingin dimaafkan oleh orang lain, kan?

Karena, kalau nggak begitu maka yang akan repot adalah justru diri kita sendiri. Ya, ketika kita berbuat jahat ke orang lain, dan lalu malah menggampangkan kesalahan itu, sampai orang lain akhirnya balik marah ke kita, dan diapun mengangkat tangan dan berdoa kepada Allah, maka yang utama bakal repot adalah justru diri kita sendiri. Kok bisa?

Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam bersabda, (yang artinya), Takutlah kalian terhadap doa orang yang didzalimi, karena tidak ada hijab antara dia dengan Allah (HR. Bukhari & Muslim).

Bayangkan saja kawan, kalau ternyata doa itu adalah berisi tentang keburukan untuk kita, dan lalu doa itu dikabulkan oleh Allah, dan menimpa kita, hey kemana lagi kita harus lari?

Manusia memang nggak akan lepas dari salah, termasuk berbuat salah kepada orang lain bisa. Tapi kita bisa meminimalisir kesalahan itu, salah satunya adalah dengan belajar buat nggak menyepelekan kesalahan sekecil apapun, memperbanyak istighfar dan belajar berbesar hati buat minta maaf dan memaafkan kesalahan orang lain.

Memang semua itu nggak gampang, tapi bukankah kita ingin hidup kita selalu bahagia dan lurus-lurus aja kan, kawan? Maka dari itu jangan memperibet suasana dengan urusan yang seharusnya nggak perlu dibawa ribet. Hari baru akan datang dengan masalahnya yang baru. Kalau masalah yang dulu-dulu nggak secepatnya diselesaikan apalagi malah akan menambah masalah baru sebagai efek dari doa orang yang kita dholimi, wah bisa jadi makin berat nantinya hidup kita, kawan.

Jadi ayo buruan kita minta maaf ke orang yang dulu pernah kita jahati. Bukan berarti kita merendahkan diri sendiri di depan dia, tapi memang kita yang salah, kok. Jadi memang sudah menjadi konsekuensi kalau yang salah memang harus meminta maaf. Dan setelah itu rasakan sendiri, betapa hati kita akan lebih lega, dan hidup kita akan lebih ringan, dan yang paling penting kita bisa hidup dengan bahagia karena lepas dari rasa bersalah, dan bebas dari efek buruk doa yang buruk, yang mungkin saja di panjatkan orang yang kita dholimi kepada Allah.  

 

(NayMa)



RELATED ARTICLE