Islam yang Akan Terpecah Belah dan Bergolongan | DiaryHijaber.com

Writer : Ratna P Sari Editor : BL

Islam yang Akan Terpecah Belah dan Bergolongan

420 kali dilihat

Islam yang lurus adalah Islam yang mengikuti Al-Qur’an dan Al-Hadits berdasarkan pemahaman para sahabat Nabi radhiyallahu ‘anhum. Inilah Islam yang harus kita jalankan dan kita ikuti. Hal ini karena para sahabatlah yang mengetahui tentang kehidupan Rasulullah SAW dan bagaimana dahulu ketika wahyu diturunkan. Merekalah yang berguru kepada Rasulullah SAW secara langsung, dan yang lebih mengerti tentang apa yang beliau jelaskan daripada umat sesudahnya. Tak heran, bahkan mereka pun mendapatkan pujian yang tertulis abadi di dalam Al-Qur'an, (yang artinya),

“Orang-orang yang terdahulu lagi yang pertama-tama (masuk Islam) dari (kalangan) orang-orang muhajirin dan anshar serta orang-orang yang mengikuti mereka dengan baik, Allah ridha kepada mereka dan merekapun ridha kepada-Nya, dan Allah menyediakan bagi mereka surga-surga yang mengalir sungai-sungai di dalamnya; mereka kekal di dalamnya selama-lamanya. Itulah kemenangan yang besar.” (QS. At Taubah: 100).

Mereka yang setia mengikuti para sahabat dalam berIslam inilah golongan yang selamat. Dari ‘Abdullah bin ‘Amr, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Sesungguhnya Bani Israil terpecah menjadi 72 golongan. Sedangkan umatku terpecah menjadi 73 golongan, semuanya di neraka kecuali satu.” Para sahabat bertanya, “Siapa golongan yang selamat itu wahai Rasulullah?” Beliau bersabda, “Yaitu yang mengikuti pemahamanku dan pemahaman sahabatku.” (HR. Tirmidzi).

Mengambil pemahaman salaf atau sahabat dalam beragama tentu saja juga akan menghindarkan umat dari perpecahan dan pertikaian. Bayangkan bila semua orang bisa berpendapat dengan pikiran mereka masing-masing dalam memahami Al-Qur’an dan Hadits, maka bisa dipastikan bahwa tafsirnya akan beraneka ragam, dan rusak. Karena itu, selain mengamalkan Al-Qur’an dan Al-Hadits saja, kitapun harus menambahnya pula dengan mengikuti pemahaman para sahabat Rasulullah SAW, agar kita senantiasa selamat dalam berIslam. Wallahu’alam.



RELATED ARTICLE