Jadilah Diri Sendiri | DiaryHijaber.com

Writer : Someone Editor : Someone

Jadilah Diri Sendiri

626 kali dilihat

(Diaryhijaber.com) - Maha suci Allah yang menciptakan hambanya dengan segala keunikannya sendiri. Yang bahkan setiap orang tidak mungkin akan punya sidik jari yang sama. Semua punya ciri khas masing masing,  semua punya kelebihan dan kekurangan tersendiri.

Tapi anehnya, ada beberapa orang yang justru sibuk ingin menjadi orang lain. Mereka sibuk mengekor, memplagiat, meniru atau apapun lah bahasanya agar menjadi seperti yang mereka di idolakan. Mereka sama sekali nggak minat buat menggali kemampuan dan kelebihan dirinya, yang mungkin justru akan lebih dari idolanya itu.

Waktu berlalu dengan sangat cepat, tapi mereka hanya sukses di nomor dua, dan belum sama sekali tau dan mengenal kelebihannya sendiri. Dan begitu masa kejayaan sang idola selesai, dia bingung mencari idola baru, panutan baru, untuk dia jadikan sandaran dan sumber bahagianya. 

Kawan, mengapa tidak fokus mengolah kelebihan diri sendiri dulu? Mengapa hanya sibuk berbangga bangga pada kreasi orang lain? Kenapa sibuk saja menjadi orang lain? 

Kawan, bahkan seekor lalatpun bangga menjadi lalat. Dia tidak pernah meniru cara berjalannya gajah, dia nggak pengen punya bulu selebat beruang kutub, atau belajar bersuara seperti kambing. Walaupun banyak manusia memandang dia kotor, sampah, dan nggak banget, tapi dia tetap tampil sebagai lalat, dengan segala keunikannya. 

Dan lihatlah, hewan lalat yang sering kita dipandang sebelah mata ini, bahkan akhirnya namanya tersebut di dalam Alquran dan hadist Rasulullah SAW

"Hai manusia, telah dibuat perumpamaan, maka dengarkanlah olehmu perumpamaan itu. Sesungguhnya segala yang kamu seru selain Allah sekali-kali tidak dapat menciptakan seekor lalatpun, walaupun mereka bersatu menciptakannya. Dan jika lalat itu merampas sesuatu dari mereka, tiadalah mereka dapat merebutnya kembali dari lalat itu. Amat lemahlah yang menyembah dan amat lemah (pulalah) yang disembah." [QS. Al-Haj ayat 73]

Rasulullah SAW bersabda: "Apabila seekor lalat masuk ke dalam salah satu minuman dari kalian maka celupkanlah ia, kemudian angkat dan buangah lalatnya sebab pada salah satu sayapnya ada penyakit dan pada sayap lainnya ada obatnya." [HR. Bukhari, Ahmad, Abu Daud dan Ibnu Majah]

Kenapa Allah memilih hewan lalat sebagai perumpamaan, dan kenapa Allah menciptakan keajaiban di sayap lalat dan bukan di tubuh hewan yang lain? semua itu adalah rahasia Allah. Dia yang paling tau tentang banyak hal dari ciptaanNya sendiri. Intinya, bahkan seekor lalatpun punya kelebihan dan keunikan yang nggak dimiliki oleh hewan yang lain.

Jadi, jangan dulu buru buru memandang kelebihan kita adalah kurang dari orang lain. Sehingga kita merasa perlu jadi orang lain, dan atau menganggap semua keunikan kita nggak layak buat kita tonjolin dan jadi identitas kita. Banggalah kita dengan apa adanya kita. Yakinlah, Allah telah menyempurnakan segala apa yang ada di kita.  Fokuslah pada kelebihan dan keunikan kita.

Nggak perlu kawatir banyak banyak tentang haters yang bakal ngehujat kita. Bahkan seorang Nabi pun punya haters alias orang yang nggak suka sama dia. Tapi yang penting selama yang kita lakuin adalah sah sah aja di hadapan Allah, dan nggak ngelanggar syariat Allah, nggak ada masalah bu’. Karena yang utama adalah Ridho Allah atas kita. 

Haters emang terlahir buat membenci. Kita benarpun tetap akan salah menurut dia , dan tetap perlu diprotes atau dihujat. Yang bener tuh ya dia, yang paling asik tuh ya yang kaya’ dia. Hee... pertanyaannya, emang yakin yang begitu perlu dimasukin ke ati dan pikiran kita, dan atau berhasil ngebuat kita ngubur dalam dalam semua keunikan kita? 

Kawan, jangan jadi orang lain,
Hanya karena sekedar ingin menyenangkan orang lain
Love ur self
Be ur self...
Dan berbahagialah selalu dengan diri kita.


(NayMa/diaryhijaber.com)






RELATED ARTICLE