Jangan Khawatir, Allah Itu Maha Adil! | DiaryHijaber.com

Writer : NayMa Editor : NayMa

Jangan Khawatir, Allah Itu Maha Adil!

206 kali dilihat

Pernah nggak kita perhatikan keadaan orang yang sedang sakit hati kepada orang lain?kalau iya, berarti kita juga akan tahu kalau reaksinya bermacam-macam pastinya. Semua dilakukan demi menumpahkan kekesalan mereka kepada orang lain yang dianggap menyakitinya tersebut. Selain itu, dia juga berharap bahwa orang lain itu akan mengerti tentang rasa sakit hati yang dideritanya.

Cara menumpahkan sakit hati itu bisa dalam bentuk yang bermacam-macam. Mulai dari marah, melakukan kekerasan fisik dan lain sebagainya. Ada bahkan yang ekstrim sampai pergi ke dukun untuk membalas dendam “dari belakang”. Intinya mereka ingin bahwa kekesalan itu benar-benar ditumpahkan sejadi-jadinya ke orang yang sudah membuatnya sakit hati.

Tapi ada di sisi lain, orang yang kelihatan tetap kalem damai sentosa, dan seakan nggak membalas apa-apa dan berbuat apa-apa walaupun jelas-jelas dia menderita karena kejahatan orang lain tersebut. Dia bahkan nggak berbuat bahkan sekedar curhat kepada manusia lain, sekedar untuk  menumpahkan kekesalan atau sakit hatinya itu agar nggak memenuhi kepalanya.

Tapi, ternyata penglihatan kita memang sering menipu diri kita sendiri, kawan. Mereka yang seperti itu, sebenarnya tidak seperti itu. Dan orang yang menjahati mereka nggak lalu serta merta bebas syalala, melangkah bebas tanpa beban. Ternyata Allah yang Maha Adil, Maha Melihat, Maha Mendengar dan Maha segala tetap mengawasi apa yang sedang terjadi. Dan lalu Dia menurunkan keadilan itu atas kasus kedua orang tersebut. Semua hanya masalah waktu. Dan kejahatan serta kebaikan itu akan “memanen” hasilnya sendiri-sendiri. Semua akan mendapatkan balasan yang setimpal pula.

Allah Ta’ala berfirman (yang artinya), “Barangsiapa yang mengerjakan kebaikan seberat dzarrah (biji atom), niscaya dia akan menerima (balasan)nya. Dan barangsiapa yang mengerjakan kejahatan seberat dzarrah (biji atom) pun, niscaya dia akan menerima (balasan)nya.” (QS. Al-Zalzalah:7-8)

Dari ayat diatas, kita jadi tersemangati buat selalu stay diwilayah yang Allah mau, yaitu jalan kebaikan dan kebenaran versi-nya Allah tentunya. Karena dengan kebaikan itu, hidup kita nantinya juga akan panen kebaikan. Dan kalau kita gampang berbuat jahat maka juga nggak akan asyik lagi hidup ini, karena efek dari semua kejahatan kita tersebut.

Dan jangan lupa, buat selalu tetap asyik dan kece selalu walaupun banyak orang yang jahat bertebaran disekitar kita, dan kadang nggak segan-segan menyakiti kita. Biarlah mereka nantinya sibuk dengan urusan mereka yaitu memanen hasil dari kejahatan mereka. Sedang kita, fokus saja buat tetap jadi manusia yang diridhoi Allah selalu. Nggak perlu pakai acara balas dendam, karena kalau kita dendampun yang pertama merasakan sesaknya juga kita. Bayangkan, sudah kita dijahati masih kita tambah diri kita ini menjahati diri kita sendiri. Berat banget kan beban kita?

Jangan terlalu banyak khawatir apabila ada orang jahat yang menyakiti kita, dan lalu kita buru-buru mengambil tindakan atas dasar emosi kita sendiri. Kita banyak main hakim sendiri. Cukuplah Allah dan sifat Maha Adilnya Dia menjadi penenang bagi kita. Asal kita mau percaya, maka suatu hari keadilan itu benar-benar akan datang atas kita dan orang yang sudah menjahati kita. Setuju?

 

(NayMa)



RELATED ARTICLE