Jangan Memaki Angin Dan Hujan | DiaryHijaber.com

Writer : NayMa Editor : NayMa

Jangan Memaki Angin Dan Hujan

236 kali dilihat

Bulan ini kita ketemu dengan musim hujan. Otomatis siang sore bahkan malam, hujan sewaktu-waktu bisa datang. Dibeberapa daerah malah sudah terjadi banjir akibat curah hujan yang tinggi dan terus menerus. 

Nggak jarang keadaan ini membuat kita galau bahkan marah. Kita merasa bahwa Allah salah menurunkan tempat hujan. Kitapun jadi sewot karena kegiatan kita yang kita pikir jadi terganggu karena keberadaan hujan ini.

Kawan, tahukah kita bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam telah berpesan kepada  kita agar jika kita tidak menyukai sesuatu, kita tidak boleh memaki apalagi pada makhluk yang sebenarnya tidak dapat berbuat apa-apa. Seperti contohnya angin dan hujan.

Dalam sebuah hadits qudsi, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, Allah Ta’ala berfirman, Manusia menyakiti Aku; dia mencaci maki masa (waktu), padahal Aku adalah pemilik dan pengatur masa, Aku-lah yang mengatur malam dan siang menjadi silih berganti.” (Hr. Bukhari dan Muslim)

Beliau juga pernah bersabda, “Janganlah kamu mencaci maki angin.” (Hr. Tirmidzi)

Kita dilarang memaki atau marah-marah kepada makhluk yang sebenarnya tidak mampu berbuat apa-apa. Salah satu contohnya adalah hujan dan angin tadi.

Jika kita mencela hujan dan angin maka hal itu sama saja kita mencela Pencipta hujan itu sendiri yaitu Allah Ta’ala. Selain itu sifat gampang memaki menunjukkan ketidak sabaran kita atas sesuatu.

Jika memang dengan datangnya hujan terjadi banjir dan musibah lainnya, hal ini bukanlah karena Allah yang jahat kepada kita melainkan diri kita sendiri sebagai manusia yang telah banyak melakukan pengrusakan alam disekitar kita.

Allah ta’ala berfirman, (yang artinya), “Telah nampak kerusakan di darat dan di lautan disebabkan karena perbuatan tangan (maksiat) manusia, supaya Allah merasakan kepada mereka sebagian dari (akibat) perbuatan mereka, agar mereka kembali (ke jalan yang benar)” (Qs. Ar Ruum:41).

Jaga baik-baik lisan kita ini, kawan. Jaga dan berhati-hati dalam kita menggunakannya. Jangan sampai kita mengeluarkan kata-kata yang bahkan tanpa kita sadari bisa membuat Allah murka. Karena efek buruknya akan kembali kepada diri kita sendiri.

“Sesungguhnya ada seorang hamba berbicara dengan suatu perkataan yang tidak dia pikirkan lalu Allah mengangkat derajatnya disebabkan perkataannya itu. Dan ada juga seorang hamba yang berbicara dengan suatu perkataan yang membuat Allah murka dan tidak pernah dipikirkan bahayanya lalu dia dilemparkan ke dalam jahannam.” (Hr. Bukhari)

 

(NayMa)



RELATED ARTICLE