Jangan Sia-Siakan Waktumu, Kecuali Kamu Bisa Membaliknya Kembali | DiaryHijaber.com

Writer : NayMa Editor : NayMa

Jangan Sia-Siakan Waktumu, Kecuali Kamu Bisa Membaliknya Kembali

202 kali dilihat

Pas kita lagi bahas ini, nggak akan terasa mungkin nanti udah ganti jam aja. Dan nggak terasa juga nanti tiba-tiba hari udah ganti, minggu juga udah nambah lagi. Tahu-tahu kita ketemu tanggal ulang tahun lagi. Tambah tualah kita ini, tambah berkuranglah jatah waktu kita hidup ini.

Maka rugilah bagi siapapun yang nggak ngelakuin sesuatu yang bernilai kebaikan alias zonk, sedang hari udah terlanjur ganti. Dan makin rugilah yang malah nambah daftar dosa, padahal umurnya juga makin menua. Yang begini bisa dikatakan, kalau dia cuma akan panen penyesalan di akhirnya. Dan pahitnya lagi, nggak banyak yang bisa dia lakukan buat ngobatin penyesalan itu, karena waktu nggak bisa diputar kembali. Maka benarlah sabda yang disampaikan oleh Rasululllah Shalallahu ‘Alaihi Wa Sallam bersabda, (yang artinya), “Ada dua kenikmatan yang banyak manusia tertipu karenanya. Yaitu nikmat sehat dan waktu senggang” (Hr. Bukhari).

“Wahai Anak Adam, kalian tidak lain hanyalah dari kumpulan hari. Setiap satu hari berlalu maka sebagian dari diri kalianpun ikut pergi”. Itulah juga sebuah nasehat dari Hasan Al Basri yang menyatakan kepada kita agar kita lebih menghargai waktu. Karena waktu ternyata adalah modal yang sangat berharga bagi setiap kita. Tapi sayangnya jarang dari kita nyadari itu semua. Akhirnya santai, tiduran, malas-malasan, dan buang-buang waktu jadi acara selanjutnya. Sampai akhirnya kita sampai dipenghujung hidup, dan kita baru menyadari betapa pentingnya waktu yang kita miliki dulu.

Kawan, Allah kasih kita 24 jam yang sama setiap hari. Kalau yang lain bisa menghasilkan sesuatu yang berharga dalam hidupnya dengan memanfaatkan dengan baik 24 jam itu, kenapa kita nggak? Berarti ada yang salah pastinya dari diri kita ini. Lalu kenapa kita nggak buru-buru kroscek, karena waktu nggak akan nunggu kita mau kroscek apa nggak. Dia akan tetap berlalu terus. Dan dia akan tetap melaju, nggak perduli kita perduli atau nggak. Semoga Allah melembutkan hati kita dan memberikan hidayah kepada kita untuk bisa dapat dengan serius memahami semua ini. Aamiin.

 

(NayMa)

 



RELATED ARTICLE