Jejak Ramadhan di Hati Kita | DiaryHijaber.com

Writer : Someone Editor : Someone

Jejak Ramadhan di Hati Kita

611 kali dilihat

Allah yang maha pengasih dan penyayang, berkenan memanjangkan umur kita sampai ini. Dan kita diberikanNya kesempatan pula untuk masih bertemu di bulan Ramadhan yang mulia. Dan kini, bulan ramadhan telah sampai di ujungnya. Tinggal hitungan hari, Ramadhan akan pergi. Lalu bagaimana jejaknya dihati kita? Apakah berbekas, atau justru tidak sama sekali? Bagaimana kabar jiwa kita? Apakah terlatih untuk lebih taat setelah Ramadhan, bagaimana kabar sholat kita, apakah jadi terbiasa kita melakukannya lebih rutin dari hari- hari lainnya? Bagaimana kabar tadarus kita, apakah lebih kita lakukan dan kita lebih menikmatinya? Bagaimana kabar hidayah kita, apakah telah berhasil kita gapai dan kita merasa lebih tenang dan damai sekarang?

Hijabers, semoga kita tidak termasuk orang-orang yang celaka karena membiarkan Ramadhan berlalu begitu saja tanpa makna, dan akhirnya kita tidak mendapatkan pengampunan dari Allah Ta’ala selama bulan Ramadhan, sebagaimana yang tersebut dalam doa yang diucapkan oleh malaikat Jibril ‘alaihissalam dan diamini oleh Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam: Celakalah seorang hamba yang mendapati bulan Ramadhan kemudian Ramadhan berlalu dalam keadaan dosa-dosanya belum diampuni (oleh Allah Ta’ala )(Hr. HR Ahmad, Ibnu hibban, dan al hakim)

Bulan- bulan setelah Ramadhan adalah justru pembuktian keistiqomahan kita, setelah lebih dari sebulan kita digembleng di bulan  ini. Walaupun amalan itu sedikit, tapi jika kita bisa melakukannnya setiap hari secara terus menerus, maka hal itu akan jadi nilai plus untuk diri kita dihadapan Allah. Rasulullah Salallahu’alaihi wassalam bersabda,

“Bebanilah diri kalian dengan amal sesuai dengan kemampuan kalian. Karena Allah tidaklah bosan sampai kalian merasa bosan. (Ketahuilah bahwa) amalan yang paling dicintai oleh Allah adalah amalan yang terus menerus walaupun sedikit.” (HR. Abu Daud, An Nasa’i, Ibnu Majah, Ibnu Khuzaimah)

Mari kita bermohon kepada Allah, agar Ramadhan kali ini tidak meninggalkan jejak kecuali malah semakin mendekatkan diri kita kepada Allah Subhanahu Wata’ala. Dan yang tidak kalah penting pula, semoga kita menjadi muslimah yang lebih baik dari hari ke hari diluar Ramadhan, dan bisa menjalani hari kita selanjutnya dengan tetap istiqamah dijalan Allah, seperti pesan   Imam Asy-Syibli berikut ini, “Jadilah kamu seorang Rabbani (hamba Allah Ta’ala  yang selalu beribadah kepada-Nya di setiap waktu dan tempat), dan janganlah kamu menjadi seorang Sya’bani (orang yang hanya beribadah kepada-Nya di bulan Sya’ban atau bulan tertentu lainnya)”. Aamiin.

 

 

 

 

Writer : Ratna P Sari

Editor : BL



RELATED ARTICLE