Kalau Kita Nggak Mau Belajar dan Bekerja, Gimana Masa Depan Kita Entar? | DiaryHijaber.com

Writer : NayMa Editor : NayMa

Kalau Kita Nggak Mau Belajar dan Bekerja, Gimana Masa Depan Kita Entar?

242 kali dilihat

Makin hari, jumlah orang pintar di dunia ini makin nambah aja. Disegala bidang, peluang kerja juga makin ramai persaingannya. Mereka dengan kelebihan masing-masing saling beradu pandai dalam memperebutkan kesempatan. Banyak yang berhasil, namun banyak pula yang tumbang ditengah jalan. Dan bagi yang tumbang ini, jika mereka masih memiliki bekal ilmu atau ketrampilan, maka masih beruntunglah mereka. Karena mereka masih bisa merintis usaha di tempat lain atau di bidang yang lain pula.

Dengan kenyataan seperti itu adanya, tapi di sisi lain ada hal yang buat kita heran banget kawan. Hal itu nggak lain adalah mereka yang masih belum “terisi” apa-apa alias masih minim ilmu, belum mengasah ketrampilan mereka, belum tahu apa bakat dan kesukaan mereka sendiri, namun masih sempat sempatnya mereka bermalas-malasan, santai dan bahkan ogah-ogahan buat sekolah atau menuntut ilmu, dan atau belajar berbagai ketrampilan lain. Yang lebih mirisnya lagi, mereka beralasan kalau masih banyak wakktu karena toh mereka masih muda, dan atau alasan klise “ah rejeki itu ada ditangan Tuhan”.

Ya, Allah memang yang maha membagikan rejeki. Dan Allah memang menjamin rejeki untuk setiap hambanya. Tapi rejeki itu akan tetap ditangan Allah, bila kita tidak berupaya untuk menjemputnya. Kan Allah sendiri telah berfirman di dalam Al Quran, (yang artinya), “Sesungguhnya Allah tidak merubah ‘apa-apa/keadaan yang ada pada suatu kaum’, hingga mereka mengubah apa-apa/keadaan yang ada pada jiwa-jiwa mereka” (Qs. Ar-Ra’d : 11)

Jika kita mau mengubahlah kondisi jiwa kita agar tidak lagi terbelenggu hawa nafsu, maka Allah akan mengubah keadaan kita, kawan. Seperti halnya, kalau kita mau melepaskan diri dari kemalasan dan segera berangkat dan memperbaiki diri agar bisa menjemput rejeki yang telah disediakan Allah, maka InshaAllah Dia akan selalu membantu kita dan memudahkan jalan kita. Karena Allah adalah satu-satunya yang tidak akan menjahati kita dengan segala niat baik kita.

Karena itu mumpung kita masih muda dan sehat, jangan pernah menyia-nyiakan waktu untuk sekedar berandai-andai kalau rejeki akan jatuh dari langit saja. Kita harus banyak membekali diri dengan ilmu dan ketrampilan yang banyak, memantabkan mental kita, meninggikan daya juang kita, dan yang paling penting menghilangkan rasa malas kita, sebelum semua terlambat dan kita terlanjur tua dan atau nggak berdaya. Kalau nggak, berarti kita seperti telah menghancurkan masa depan kita dengan tangan kita sendiri. Pertanyaannya, yakin kita mau seperti itu?

 

(NayMa)



RELATED ARTICLE