Kegiatan Bareng Pacar yang Nggak Bikin Batal Puasa | DiaryHijaber.com

Writer : NayMa Editor : NayMa

Kegiatan Bareng Pacar yang Nggak Bikin Batal Puasa

351 kali dilihat

Pacaran, memang sangat dilarang didalam Islam. Hal ini karena kegiatan yang bernama berpacaran ini ibarat “kata pengantar” menuju zina. Banyak aktivitasnya yang cenderung melibatkan nafsu kita sebagai manusia, yang akhir-akhirnya nanti bikin hidup kita nggak happy ending.

Apalagi kalau aktivitas pacaran ini dilakukan di bulan Ramadhan. Yaitu bulan dimana seharusnya kita banyak-banyak beribadah dan menambah pundi-pundi pahala kita. Aktivitas pacaran memang paling pas buat dihindari karena pastinya bakal kontras dengan tujuan puasa kita yaitu beribadah kepada Allah Ta’ala.

Tapi tahu nggak sih, ada salah satu kegiatan yang masih ada hubungannya dengan pacar pacaran, yang masih boleh dilakukan apalagi dianjurkan buat dilakukan. Apalagi mumpung ini adalah bulan Ramadhan. Apakah itu, yes benar sekali,  "putus dari pacar". Heee...

Secara, seperti udah dibahas kalau bulan Ramadhan adalah ibarat momen yang pas banget buat kita buat lebih dekat dengan Allah. Tapi apa mungkin kalau disisi lain kita dekat sama Allah, tapi juga sekalian maksiat kepada Allah? Apa mungkin kemaksiatan dan kebaikan bisa dilakukan secara bersamaan? Pastinya nggak mungkin juga, kawan. Karena hitam dan putih juga udah pasti beda, dang nggak mungkin bisa disatukan. Kita yang mengaku mau dekat dengan Allah tapi disatu sisi kita malah sibuk bikin Allah marah? Hey, betapa anehnya kita kalau begini.

Urusan takwa itu memang harus total dilakukan. Bukan hanya karena sekedar kewajiban kita saja, tapi juga karena menunjukkan jati diri kita yang nggak plin plan, dan punya prinsip dan kita yang berhasil mendidik diri kita buat jadi hamba yang tunduk.

Mereka yang takwa total itu nggak pakai acara nawar begini dan begitu. Apalagi kalau tujuannya sekedar biar meloloskan acara nafsu mereka supaya bisa “direstui”. Mereka yang takwa juga mengerti kalau ketika mereka telah ber-Islam, berarti mereka harus mau menomor duakan ego mereka, dan menomor satukan ketakwaannya kepada Allah.

Acara pacaran hanyalah salah satu ego dari nafsu kita, yang kalau kita nggak bisa mengokontrolnya maka jadilah dia yang mengkontrol kita. Yang kalau kita terlalu ikut rasa-rasa di hati kita, akhirnya hidup kita jadi yang terlalu dikuasai oleh rasa.

Dan yang begini bakal sukses banget membuat kita jauh dari Allah, serta melupakan tujuan sebenarnya kita hidup seperti yang Allah firmankan di dalam Al Quran, (yang artinya),

“Dan Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka beribadah kepada-Ku.” (Qs. Adz Dzariyat: 56)

Jangan buru-buru bilang lebay. Karena kadang justru kalau kita sudah berurusan dengan hati, kita yang suka lebay. Lihat saja sendiri berapa banyak orang yang sudah bunuh diri karena masalah pacar? Atau orang yang hidupnya berakhir dipenjara karena masalah pacar? atau yang karena masalah pacar dia jadi nggak konsen dengan arah hidupnya sendiri?

Banyak banget contohnya, kawan. Dan kita sendiripun nggak bisa menjamin kalau diri kita nantinya nggak jadi salah satu dari merka kalau kita terus meneruskan acara berpacaran kita. 

Jadi mumpung momennya pas yaitu Ramadhan, mending kita tegas saja mengakhiri aktivitas pacaran kita, dan lalu menggantinya dengan sebaik-baik ibadah di bulan mulia ini. Sudahlah, kalau memang jodoh nggak bakal kemana, kawan. Bahkan tanpa DP sebuah pacaran pun, kalau memang jodoh juga bakalnya ketemu juga kok. Ya nggak sih?

 

(NayMa)

 



RELATED ARTICLE