Keindahan Akhlak Yang Baik | DiaryHijaber.com

Writer : Ratna. P. Sari Editor : BL

Keindahan Akhlak Yang Baik

369 kali dilihat

(DiaryHijaber.com) - Akhlak yang baik adalah bagian yang sangat dianjurkan untuk dilakukan di dalam kehidupan seorang muslim. Dalam suatu riwayat disebutkan bahwa ada seorang wanita yang masuk neraka gara- gara mendholimi kucing, dan ada seorang wanita yang bisa masuk surga hanya gara- gara memberi minum seekor anjing yang sedang kehausan. Jika Allah sangat menghargai akhlak baik seseorang kepada hewan, maka apalagi bila kita berbuat baik kepada sesama manusia.

 

Begitulah keindahan dan kebaikan akhlak yang diajarkan oleh Allah Ta’ala kepada kita. Dan Allah juga mengutus Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam untuk juga memberikan contoh serta menyempurnakan baiknya sebuah akhlak. Beliau bersabda, (yang artinya), Sesungguhnya aku diutus untuk menyempurnakan baiknya akhlaq. (HR. Ahmad)

 

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam juga mengajarkan kepada kita, “Bertakwalah kepada Allah di mana saja engkau berada. Ikutilah kejelekan dengan kebaikan niscaya ia akan menghapuskan kejelekan tersebut dan berakhlaklah dengan manusia dengan akhlak yang baik.” (HR. Tirmidzi dan Ahmad)

 

Di antara faedah hadits ini disebutkan oleh Ibnu Qayyim Al Jauziyah rahimahullah,

“Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam menggabungkan antara takwa dan berakhlak yang mulia. Karena takwa akan memperbaiki hubungan antara hamba dan Allah, sedangkan berakhlak yang mulia memperbaiki hubungan antar sesama. Takwa pada Allah mendatangkan cinta Allah, sedangkan akhlak yang baik mendatangkan kecintaan manusia.”

 

Hijabers, tidak ada hasil dari sebuah akhlak yang mulia kecuali dia akan membawa kemuliaan bagi pelakunya. Orang lain tidak perlu mendengar ucapan atau perintahnya dulu, dengan akhlak yang  baik yang dia lakukan malah akan membuat orang lain berbalik mencintai pemilik akhlak yang baik tersebut.

 

Seperti kisah Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wa Sallam, ketika ada seorang Arab Badwi yang menarik dengan kasar jubah buatan Najran yang kasar kainnya, yang sedang dipakai oleh Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wa Sallam waktu itu. Dan hal tersebut bahkan sampai meninggalkan bekas di leher beliau. Tetapi beliau sama sekali tidak marah. Yang ada malah beliau menghadiahkan jubah itu kepada Arab Badwi tersebut.

 

Di lain kesempatan, ada seorang wanita tua yang selalu menyakiti Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wa Sallam dengan meletakkan duri, najis dan lain-lain agar menjadi penghalang jalan yang selalu dilalui oleh Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wa Sallam. Namun beliau juga tidak membalas. Bahkan ketika wanita itu sakit, beliau malah menunjukkan kasih sayang terhadapnya. Wanita tua itu terharu dengan kebaikan Rasulullah, dan lantas dia pun memeluk Islam.

 

Maka betullah bahwa sebuah akhlak mulia tidak hanya akan memuliakan pelakunya, namun juga akan menyentuh hati orang- orang disekitarnya. Dan akhlak yang baik tidak harus dibicarakan, diperintahkan namun cukup dengan di contohkan. Karena satu teladan adalah lebih berharga dari pada seribu kata- kata.

 

Dan akhirnya, mari Hijabers kita senantiasa berdoa kepada Allah agar dilembutkan hati kita dan diberikan petunjuk oleh Allah tentang bagaimana berakhlak yang baik menurut pandangan Allah. Agar kita senantiasa mendapatkan kemuliaan, menjadi hamba yang mulia dan dimuliakan, serta dicintai oleh Allah dan di berikan kasih sayang oleh manusia.

 

“Ya Allah tunjukkanlah aku kepada akhlak mulia. Tidak ada yang bisa menunjukkan kepada kemuliaan itu kecuali Engkau. Dan singkirkanlah akhlak yang jelek dari diriku. Tidak ada yang bisa menyingkirkan kejelekan akhlak itu kecuali Engkau.” (HR. Muslim)

 

 



RELATED ARTICLE