Kenalkan, Namaku "Kebencian" | DiaryHijaber.com

Writer : NayMa Editor : NayMa

Kenalkan, Namaku "Kebencian"

317 kali dilihat

Hey, kenalin namaku “kebencian”. Aku adalah hak milik setiap orang yang lahir ke dunia ini. Tapi aku hanya dipilih oleh mereka yang nggak rajin ngadain acara bersih-bersih hati mereka setiap hari. Nah tempat yang begitu itulah yang bikin aku betah banget nempel dan santai disana.

Aku ini hebat. Secara, apa sih yang nggak bisa bubar gara-gara aku? Hubungan manusia serekat apapun bahkan bisa selesai kalau aku sudah beraksi. Urusan sekecil apapun akan sangat jadi panjang dan besar gara-gara aku. Dan orang seperti apapun, kalau sudah memilih untuk terbiasa dengan aku maka dia akan jadi sejahat-jahatnya orang.

Aku juga bisa menghancurkan para manusia. Bahkan sepasang manusia, atau sekelompok manusia. Ya, aku adalah adalah identik dengan senjata para iblis yang bisa membuat manusia jatuh di titik nadir mereka. Menyesal di seumur hidup mereka dan menangisi kesalahan itu di sisa hidup mereka. Tapi ngomong-ngomong,  yang membuat aku heran dengan mereka adalah, mereka sebenarnya sudah tahu bahwa dengan kehadiranku mereka akan hancur, tapi entah kenapa mereka tetap saja memilih dan menyayangku? 

Ya itulah aku. Itulah hebatnya aku. itulah hebatnya daya tarikku.

Tapi...

Betapapun hebatnya aku, sebenarnya tetap saja ada satu kelemahanku. Yaitu ketika berhadapan dengan orang-orang yang ikhlas. Secara, mereka diperlakukan seperti apa juga oleh manusia lain, diberi cobaan seberat apapun juga oleh Allah, tapi mereka tetap lembut hati dan setia banget berbuat kebaikan. Karena stok kasih sayang mereka itulah yang akhirnya membuatku anti bila bersama mereka.

Bukan apa-apa sih, karena aku sama sekali nggak akan berarti dihadapan mereka. Kekuatanku seperti percuma bila melawan mereka. Jangankan aku, bahkan pemilik sejati diriku inipun, yaitu si iblis itu juga nggak berfungsi saat berhadapan dengan manusia manusia model ikhlas ini. Seperti yang diabadikan di dalam Al Quran, (yang artinya),

“Iblis berkata: "Ya Tuhanku, oleh sebab Engkau telah memutuskan bahwa aku sesat, pasti aku akan menjadikan mereka memandang baik (perbuatan maksiat) di muka bumi, dan pasti aku akan menyesatkan mereka semuanya, Kecuali hamba-hamba Engkau yang mukhlis di antara mereka" Allah berfirman: "Ini adalah jalan yang lurus, kewajiban Aku-lah (menjaganya). Sesungguhnya hamba-hamba-Ku tidak ada kekuasaan bagimu terhadap mereka, kecuali orang-orang yang mengikut kamu, yaitu orang-orang yang sesat” (QS. Al Hijr : 39 – 42)

Hey manusia, aku memang adalah fitrah bagi setiap kamu. Tapi aku hanya berlaku bagi kamu yang memilihku saja. Dan ketika kamu telah memilihku, maka aku akan pastikan bahwa kamu akan aku hancurkan. Karena itu pertimbangkan masak-masak jika ingin menjadi teman setiaku. Kecuali jika memang kamu sanggup dengan segala resiko, dunia akhirat yang akan kau tuai dan kau rasakan sendiri. Nggak enak memang, tapi jangan salahkan siapapun setelah itu. Salah sendiri kamu sangat menyukaiku dan memilihku.

 

(NayMa)

 

 



RELATED ARTICLE