Ketika Terjadi Hujan Deras | DiaryHijaber.com

Writer : Ratna. P. Sari Editor : BL

Ketika Terjadi Hujan Deras

350 kali dilihat

Maha kuasa Allah, dan Maha benar Dia dengan segala firmanNya. Segala puji hanya bagi Allah, yang telah menurunkan hujan kepada kita sebagai sebuah karunia yang tak ternilai harganya. Yang dengannya Allah turunkan untuk menghidupkan tanah yang mati.

 

Dan di antara tanda-tanda-Nya (ialah) bahwa kau lihat bumi kering dan gersang, maka apabila Kami turunkan air di atasnya, niscaya ia bergerak dan subur. Sesungguhnya Tuhan Yang menghidupkannya, Pastilah dapat menghidupkan yang mati. Sesungguhnya Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu. (QS. Fushshilat : 39).

 

Karena itulah, kita dilarang memaki hujan. Karena hujan adalah rahmat yang datang dari Allah Ta’ala untuk manusia.

 

Namun jika hujan tersebut akhirnya membawa banjir sebagai dampak buruk dari sifat buruk manusia yang kurang menjaga alam, maka kita berdoa yang sesuai dengan tuntunan Rasulullah Shalallahu ‘alaihi Wasallam,

 

Allahumma hawaalainaa wa laa ‘alainaa, Allahumma ‘alal aakaami wadz dzirabi wa buthunil adwiyati wa manabitis syajari”

 

Yang artinya : “Ya Allah,  Hujanilah di sekitar kami, jangan kepada kami. Ya, Allah, Berilah hujan ke daratan tinggi, beberapa anak bukit perut lembah dan beberapa tanah yang menumbuhkan pepohonan.”

 

Ibnu Daqiq Al ‘Ied rahimahullah berkata, “Hadits ini merupakan dalil doa memohon dihentikan dampak buruk hujan, sebagaimana dianjurkan untuk berdoa agar turun hujan, ketika lama tidak turun. Karena semuanya membahayakan, baik lama tidak hujan atau hujan yang sangat lama.

 

Syaikh Abdul Aziz bin Biz rahimahullah berkata, “Selama hujan tidak membawa bahaya maka ucapkan doa: Allahumma shayyiban nafi’an [Ya Allah jadikanlah hujan ini sebagi hujan yang bermanfaat]". Jika hujan ini memberatkan, maka berdoalah: “Allahumma hawaalainaa wa laa ‘alainaa” (Ya Allah, turunkanlah hujan di sekitar kami, jangan yang merusak kami)"

 



RELATED ARTICLE