Lho, Puasa Kok Gitu! | DiaryHijaber.com

Writer : NayMa Editor : NayMa

Lho, Puasa Kok Gitu!

304 kali dilihat

Bulan Ramadhan adalah bulan penuh berkah. Dia cuma datang setahun sekali. Dan nggak ada yang menjamin kalau di tahun depannya, kita bakal bisa ketemu dengan bulan mulia ini lagi. Di bulan ini, semua orang berlomba-lomba mendapatkan pahala yang berlipat ganda. Secara, kapan lagi selain Ramadhan mau dapat yang begitu. Ya nggak sih?

Tapi sayangnya, masih ada saja segelintir oknum yang sadar nggak sadar malah menyia-nyiakan keberkahan dari bulan mulia ini. Mereka sebenarnya berpuasa, tapi berperilaku seperti nggak lagi puasa atau nggak lagi hidup di bulan Ramadhan. Marah-marah masih tetap diumbar-umbar, acara baper masih  berlaku tiap hari, gosipin orang tetap jalan, umbar aurat juga nggak sungkan, dan lain sebagainya. Semua dengan "tanpa dosa" tetap dilakukannya.

Mereka bukannya nggak tahu kalau itu salah. Mereka bukan nggak ngerti kalau dibulan Ramadhan mereka seharusnya nggak melakukan begitu. Tapi mereka seakan nggak mau tahu, cuek dan nggak ambil pusing.  Kalau ditegur, jawabnya “Ah urus urusan masing-masing, deh”. 

Kasihan, mengapa mereka nggak sayang diri mereka sendiri? Padahal, bukan orang lain yang mereka rugikan setiap kali mereka bertingkah di luar batas. Orang pertama yang rugi adalah justru diri mereka sendiri. Gimana nggak, bahkan Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wasallam bersabda, (yang artinya),

Setiap amalan kebaikan yang dilakukan oleh manusia akan dilipatgandakan dengan sepuluh kebaikan yang semisal hingga tujuh ratus kali lipat. Allah Ta’ala berfirman (yang artinya), “Kecuali amalan puasa. Amalan puasa tersebut adalah untuk-Ku. Aku sendiri yang akan membalasnya. Disebabkan dia telah meninggalkan syahwat dan makanan karena-Ku. Bagi orang yang berpuasa akan mendapatkan dua kebahagiaan yaitu kebahagiaan ketika dia berbuka dan kebahagiaan ketika berjumpa dengan Rabbnya. Sungguh bau mulut orang yang berpuasa lebih harum di sisi Allah daripada bau minyak kasturi.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Allah langsung lho yang akan memberikan pahala puasa kita ini. Dan kenikmatan itu bahkan makin bertambah saat kita di akhirat nanti bisa ketemu denganNya. Makanya, sayang banget kalau di Bulan Ramadhan ini, kita malah sibuk Offside dengan berbagai dosa. Kita sudah nggak dapat apa-apa, eh malah pahala kebaikan kita "terjun bebas" alias zonk karena hal ini.

Kawan, umur kita berkurang setiap hari. Seharusnya kebaikan kita yang harus bertambah dan bertambah lagi. Dan bukan malah kita semakin jauh dari Allah, karena improvisasi sikap minus kita yang nggak terkontrol. Jangan umbar nafsu kita, karena kalau nggak, lama kelamaan dia yang akan memimpin diri kita. Dan kalau dia sudah jadi pemimpin, maka bisa dipastikan bahwa hidup kita nantinya nggak akan enak dan damai sentosa kembali.

Mumpung masih ketemu Ramadhan, mumpung masih dikasih sehat dan dikasih panjang umur oleh Allah, maka ayo manfaatkan. Sebelum semua hilang dan kita rugi bandar banget karena nggak bisa mengumpulkan pahala, tapi malah naikin level dosa, di bulan penuh kemuliaan ini.

Semoga Allah menurunkan hidayah untuk kebaikan hidup kita semua. Aamiin.  

 

(NayMa)



RELATED ARTICLE