Lidah Adalah Amanah | DiaryHijaber.com

Writer : NayMa Editor : NayMa

Lidah Adalah Amanah

215 kali dilihat

Apa yang menurutmu akan terjadi, kalau ada seseorang yang menitipkan barang, lalu dia minta kita buat menjaganya, tapi kita malah dengan suka-suka memperlakukan barang titipannya bahkan kadang dengan nggak baik banget? Yang pertama dan pasti sih, pemiliknya bakal marah-marah, dan selanjutnya akan memberi “hukuman” dan atau peringatan dalam bentuk apapun biar kita jera.

Kalau sudah begitu, kita baru akan sadar kalau yang telah kita lakukan kepadanya adalah hal yang nggak baik buat dilakukan. Kita menyesal dan bahkan sampai berani janji buat nggak melakukan. Tapi sayang, pemilik barang sudah kadung marah, sudah kadung sebel dan kitapun hanya bisa sekedar sedih dengan penyesalan kita yang nggak guna.

Kawan, disadari atau nggak sebenarnya seperti itulah kelak yang akan terjadi pada hidup kita kelak dihari kiamat. Karena hidup kita, diri kita dan semua yang ada di kita ini, termasuk tubuh dan indera kita ini adalah amanah atau titipan yang diminta oleh Allah agar kita manfaatkan baik-baik. Diapun juga sudah mewanti-wanti agar kita senantiasa ada dijalanNya. Walaupun hal itu berat, walaupun hal itu nggak gampang, tapi Allah selalu lagi dan lagi memanggil kita kembali dan memberi kita banyak petunjuk dan kesempatan agar kita bisa kembali. Tapi lagi dan lagi kita masih tetap bandel dan menyia-nyiakan jatah hidup kita. Sampai akhirnya murka Allah benar-benar ada, dan neraka sudah benar-benar di depan mata kita, lalu kita tersungkur menyesal, sambil banyak mengumbar janji kalau kita akan menjadi hamba yang baik dan lebih baik. Tapi sayang, semua itu nggak guna.

Dan seandainya engkau (Muhammad) melihat ketika mereka dihadapkan ke neraka, mereka berkata, “Seandainya kami dikembalikan (ke dunia) tentu kami tidak akan mendustakan ayat-ayat Tuhan kami, serta menjadi orang-orang yang beriman.” (QS.al-An’am:27)

Dia berkata, “Alangkah baiknya sekiranya dahulu aku mengerjakan (kebajikan) untuk hidupku ini.” (QS. Al-Fajr: 24)

Dan janji Allah itu nyata, kawan. Apa yang tertulis di dalam Al Quran itu juga benar adanya, dan pasti akan terjadi. Karena Al Quran diciptakan oleh Robb yang membuat segala kehidupan ini.

Jadi, mari belajar mengendalikan diri kita, salah satunya adalah lidah kita. Karena keseleo kaki bisa dibenerin, tapi kalau sudah keseleo lidah urusannya bakal jadi panjang dan lama. Kalau akhirnya kita gagal, belajar terus dan terus saja. Agar alam bawah sadar kita terisi dengan kebaikan, jadi ketika kita reflek akan sesuatu maka ucapan baiklah yang akan kita katakan dan bukan sebaliknya.

Lidah yang nggak bertulang itu, akan bukan lagi urusan kecil kalau dia sudah beraksi dengan lepas kontrol. Rasulullah yang mulia sudah berpesan kepada kita, Sesungguhnya ada seseorang yang mengucapkan kalimat yang ia anggap biasa tetapi karenanya ia terjun ke neraka sejauh tujuh puluh tahun.” (HR. At-Tirmidzi)

Jangan anggap enteng apa-apa yang dikeluarkan oleh lidah kita yang jahat. Karena efek kejahatannya bahkan akan lebih besar dari pada yang telah kita bayangkan. Selamatkan diri kita sendiri dari bahaya lidah kita, kawan. Semoga Allah senantiasa memberikan petunjuk dan kemudahan bagi kita untuk melakukannya. Aamiin.

 

(NayMa)



RELATED ARTICLE