Mari Menata Niat dalam Beribadah | DiaryHijaber.com

Writer : Someone Editor : Someone

Mari Menata Niat dalam Beribadah

615 kali dilihat

Kita bisa mulai banyak perbaikan diri, introspeksi diri, membenahi apa yang kurang pada diri kita, dan yang pasti lebih mendekatkan diri pada Allah, yang selalu mencintai kita. Namun Hijabers, kita manusia yang lemah ini kadang sering melakukan kesalahan walaupun dalam niat. Ada beberapa mungkin di antara kita yang menjalankan puasa, tetapi tujuannya tidak hanya karena Allah saja. Entah itu untuk urusan apa, kebanyakan tidak jauh dari urusan dunia.  

Padahal Rasulullah panutan kita yang mulia telah berpesan, Barangsiapa berpuasa Ramadhan karena iman dan mengharap pahala dari Allah, niscaya diampuni dosa-dosanya yang telah lalu(Hadist Muttafaq alaih). Puasa kita akan bernilai pahala, dan dosa-dosa kita akan diampuni jika kita melakukannya hanya untuk Allah saja. Bukan untuk menyenangkan manusia, atau pun mendapatkan apapun dari kepentingan dunia.

Allah maha melihat dan mendengar kita, Hijabers. Tidak ada satupun ucapan atau perbuatan yang luput dari penglihatan dan pendengaranNya walaupun yang terbersit dalam hati kita.


“Sama saja (bagi Tuhan), siapa di antaramu yang merahasiakan ucapannya, dan siapa yang berterus-terang dengan ucapan itu, dan siapa yang bersembunyi di malam hari dan yang berjalan (menampakkan diri) di siang hari.” (QS. Ar Rodu:10).


Allah selalu mengerti apapun yang kita perbuat. Maka kalau kisa salah dalam berniat, hanya akan sia-sialah apa yang telah kita lakukan. Pahala kita akan terhapus, ibadah kita tidak lagi bermakna, puasa kita hanya mendapatkan lapar dan haus. Badan sudah letih, jiwapun juga telah berusaha, tapi ternyata semua sia-sia. Kita rugi waktu, rugi umur, usaha dan banyak lagi yang lainnya. Pertanyaannya, apakah kita menginginkan hal seperti ini?

Percayalah Hijabers, ketika kita berharap hanya kepada Allah saja, Allah pun tidak akan menyia-nyiakan apa yang telah kita kerjakan.


Barangsiapa yang menghendaki pahala di dunia saja (maka ia merugi), karena di sisi Allah ada pahala dunia dan akhirat. Dan Allah Maha Mendengar lagi Maha Melihat.” (QS. An Nisa: 134)


Dari Abu Hurairah radhiallahu’anhu berkata, Rasulullah sallallahualai wasallam bersabda, "Allah berfirman, ‘Semua amal anak Adam untuknya kecuali puasa. Ia untuk-Ku dan Aku yang akan membalasnya." (Hr. Bukhari Muslim)


Allah yang memegang hidup kita, nyawa kita, setiap nafas kita adalah karena rahmatAllah. Dan ketika Sang Maha Kuasa itu telah menjanjikan balasan kebaikan untuk kita, maka janji itu pastilah nyata dan bahkan mungkin kebaikannya akan lebih dari yang pernah kita sangka.

Karena itu Hijabers, sayangi diri kita dengan memantabkan niat berpuasa dan ibadah-ibadah yang lain hanya karena Allah semata. Ialah pemilik semesta dan keajaiban yang tidak tercapai oleh akal kita. Ia Maha Penyayang di antara siapapun yang pernah sayang kepada kita. Ia yang satu-satunya tidak pernah menyia-nyiakan apa yang kita lakukan, sekecil apapun. Ia satu-satunya pemilik janji yang tidak pernah ingkar janji. Dan yakinlah, jika kita berniat lurus hanya mengharap ridhoNya, Ia tidak akan pernah memberikan kepada kita kecuali hanya kebaikan dan kebaikan.

 





 



Writer : Ratna P Sari

Editor : BL




RELATED ARTICLE