Maut Yang Datang Tiba- Tiba | DiaryHijaber.com

Writer : Someone Editor : Someone

Maut Yang Datang Tiba- Tiba

626 kali dilihat

(Diaryhijaber.com) - Beberapa hari lalu banyak wara wiri di tipi tentang berita seorang cewek yang meninggal mendadak pas lagi syuting. Irene justine, namanya. Usianya juga masih muda, masih 23 tahun an. Nggak tau kenapa tanpa ngomong, pendahuluan apapun, atau pesan apapun, Irene jatuh pas acara berlangsung, dan waktu diperiksa tiba tiba nyawanya udah nggak ada.

Innalillahi wa inna ilaihi roji’un...

Gaes, apa yang udah terjadi adalah pelajaran lagi buat kita semua. Umur yang masih muda bukan jaminan kalo kita bisa bakal lebih lama di dunia. Fisik yang sehat bukan pula tanda kalo kematian masih akan lama. Semua datang seperti sebuah kejutan. Nggak pake bilang, nggak pake planning, dan sama sekali tanpa persiapan. Tapi maut adalah sebuah kepastian.

“Tiap-tiap yang berjiwa pasti akan merasakan mati..." (Qs. Al Anbiya' : 35)

Kawan, lalu udah sampe mana "persiapan" kita menyambut “ hari besar” itu?. Hari dimana nama kita akan tertulis di nisan, dan wajah kita yang cantik ini terkubur tanah, dan jadi tanah. Hari dimana kita cuman akan tinggal sebagai kenangan, buat orang orang yang sayang ama kita. Sampai sejauh mana kita udah bebenah buat hari itu, teman?

Apa sekarang kita masih lupa, nggak peduli, atau malah pura pura lupa? Apa kita masih sok sok an asik dengan dunia, yang kapanpun bisa kita tinggal ini? Apa kita masih nunggu hidayah, dan nggak mau berusaha ngejemput hidayah?

Teman, setiap hari, waktu kita semakin menipis. Dan kita nggak tau, kapan detik terakhir itu datang. Bahkan mungkin sekarang kita bayanginnya aja takut. Tapi teman, hari itu pasti akan datang. Pasti!! Dan nggak mungkin akan tertunda satu atau dua detik lagi.

“Dan Allah sekali-kali tidak akan menangguhkan (kematian) seseorang apabila telah datang waktu kematiannya. Dan Allah Maha Mengenal apa yang kamu kerjakan.” QS. (Al-Munafiqun, Ayat 11)

Teman, kenapa kita masih aja begini? Kenapa kita ngerasa cukup dengan kualitas iman yang seperti ini? Kenapa sholat kita masih amburadul? Kenapa puasa kita kalo cuman ingat? Kenapa dzikir kita hambar? Kenapa zakat kita masih ditahan? Kenapa silaturahim kita nunggu entar? Kenapa taubat kita masih nunggu nanti? Kenapa kita masih aja di kualitas iman yang segini gini aja? Temaaan.... Apakah ini cukup buat bekal hidup abadi kita nanti?

Apa kita nggak ingin, saat ruh kita dicabut rasanya seperti mencabut rambut dari tumpukan tepung? Kematian yang mudah, yang indah, dan walaupun tetap menyedihkan bagi keluarga kita, tapi kita bisa tersenyum bahagia karena selama hidup kita bisa mendidik diri agar taat pada robb kita.

Ya Allah, ampunilah kami, ampunilah semua dosa dosa kami...

Kawan, hidup hanya sekali, dan kematianpun hanya datang satu kali. Dengan tiba tiba pula’. Jangan sampai saat ruh sudah ditenggorokan, kita baru sadar dan menyesali apa apa yang udah kita perbuat dan belum kita perbuat. Mumpung masih ada waktu kawan, yang kita nggak tau mau sampai kapan sisa waktu ini akan terus ada. Kembalilah ke jalan Allah, jalan orang orang yang beriman dan beramal sholeh. Selamatkanlah dirimu sendiri, enakkanlah perjalananmu sendiri nanti. Semua tergantung keputusanmu, sendiri kawan. Dan sekarang, adalah saatnya untuk memutuskan.


(NayMa/diaryhijaber.com) 



RELATED ARTICLE