Menikah Disebut Penyempurnaan Agama | DiaryHijaber.com

Writer : Ratna P Sari Editor : BL

Menikah Disebut Penyempurnaan Agama

318 kali dilihat

Manusia diciptakan berpasang-pasangan. Mereka hakikatnya tidak bisa hidup sendiri, dan membutuhkan kehadiran pasangan hidupnya. Manusia juga mendamba sebuah kehidupan rumah tangga yang damai, menentramkan dan membahagiakan. Dan di dalam Islam telah diatur bahwa kehidupan seperti itu akan terjadi apabila seseorang pria dan wanita telah melewati sebuah fase yaitu terikat di dalam ikatan yang halal, yaitu pernikahan. Allah Ta’ala berfirman,“Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu isteri-isteri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya.” (QS. Ar-Ruum:21).

Dengan menikah pula, manusia mampu menjaga kehormatan dan harga dirinya. Mereka dapat menghindari zina, serta kehidupan bebas, dan yang pasti membentengi diri mereka dari godaan syaiton yang merusak diri mereka sendiri. Al Ghozali rahimahullah pernah berkata, “Umumnya yang merusak agama seseorang ada dua hal yaitu kemaluan dan perutnya. Menikah berarti telah menjaga diri dari salah satunya. Dengan nikah berarti seseorang membentengi diri dari godaan syaithon, membentengi diri dari syahwat (yang menggejolak) dan lebih menundukkan pandangan.”

Tidak hanya itu saja keutamaan sebuah pernikahan. Bahkan dengan menikah berarti seorang hamba juga telah menyempurnakan separuh agamanya. Dari Anas bin Malik Radhiyallahu anhu, bahwasanya Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Jika seorang hamba menikah, maka ia telah menyempurnakan separuh agamanya; oleh karena itu hendaklah ia bertakwa kepada Allah untuk separuh yang tersisa.” (HR. Al Baihaqi).

Pernikahan juga mendatangkan kasih sayang Allah kepada kita, jika kita meniatkannya benar- benar karena Allah dan demi menjaga kesucian diri kita. Allah sangat mengerti bahwa pernikahan itu kadang adalah hal yang berat untuk dilakukan bagi sebagian kita. Namun janji Allah adalah pasti nyata. Dia yang maha kuasa dan maha penyayang, pasti tidak akan menyia- nyiakan niat baik kita yang ingin serius dalam kebaikan.

Dari Abu Hurairah Radhiyallahu anhu, bahwa Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Ada tiga golongan yang pasti akan ditolong oleh Allah; seorang budak yang ingin menebus dirinya dengan mencicil kepada tuannya, orang yang menikah karena ingin memelihara kesucian, dan pejuang di jalan Allah.” (HR. At-Tirmidzi).

Karena itu, bagi siapapun dari kita yang telah siap secara mental fisik dan materi, serta memiliki niat kuat untuk menikah, maka segerakanlah melaksanakan niat baik tersebut. Agar kebahagiaan dan kasih sayang Allah selalu meliputi kehidupan kita. Selain itu, agar tersempurnakan pula agama kita.

Jangan terlalu khawatit akan apa yang akan datang di depan. Jika kita percaya kepada Allah seutuhnya, meniatkan segalanya hanya karena Allah, serta tetap tekun dan mau berusaha untuk selalu menjadi lebih baik dalam segala hal, maka InshaAllah Allah akan akan memberikan pertolongan dan kemudahannya untuk kita. Karena sekali lagi, Allah adalah Zat yang tidak pernah menyia-nyiakan niat baik hambanya yang ingin berusaha untuk tetap berada dijalan kebaikan. InshaAllah.



RELATED ARTICLE