Menjadi Berhasil itu Memang Nggak Gampang, Tapi... | DiaryHijaber.com

Writer : NayMa Editor : NayMa

Menjadi Berhasil itu Memang Nggak Gampang, Tapi...

278 kali dilihat

Siapapun pasti pengen berhasil dalam semua bidang yang dia geluti. Kalau perlu nggak pakai deh acara gagal, atau jatuh bangun dan sedih-sedihnya. Hee.. tapi semua itu nggak mungkin. Karena judulnya kita masih hidup di dunia yang nggak mungkin akan happy-happy aja, dan senang-senang aja.

Di dunia ini kalau mau senang ya “bersakit-sakit dahulu, baru senang kemudian”. Dengan kata lain, semua kebaikan, keberhasilan dan kejayaan nggak akan bisa datang dengan cuma mimpi di kasur alias menghayal doang. Semua kudu pakai usaha, pengorbanan bahkan air mata. Dan semakin gede keberhasilan yang pengen kita capai, maka kudu besar juga pengorbanan dan usaha yang kudu kita lakukan.

Yang begini nih cuma berlaku buat mereka yang rajin dan serius, dan sama sekali nggak berlaku buat mereka yang pemalas. Yaitu mereka yang selalu pengen semua-semua serba instan dan enak tapi nggak pernah mau pakai kerja keras. Akhirnya, mereka melakukan berbagai cara agar bisa mewujudkan kehidupan enak yang mereka maksud. Maka nggak heran kalau lalu lanjutannya adalah episode mencuri alias jadi garong, menipu, korupsi, bahkan bersekutu sama setan pun jadi demi bisa jadi cepat dapat kehidupan yang nyaman dan enak ala-ala mereka.

Tapi...

Hey, ibarat kata “di dunia ini nggak ada yang gratis” dan itu benar. Yang mereka lakukan bakal manis didepan, tapi pahit dibelakang. Secara, perbuatan negatif pasti punya konsekuensi yang negatif juga. Mau disembunyikan atau sembunyi sampai akhirat juga tetap dia bakal menerima konsekuensinya itu. Catatan malaikat atas apa yang dia lakukan bakal tetap eksis. Dan pengawasan Allah 24 jam atas dia juga bakal tetap ada.

Kalau semua hukuman itu diterima dia dimasa muda, yah paling nggak masih untung dikit lah. Masih ada umur dan tenaga buat melakukan perbaikan. Nah kalau hukumannya diterima pas dia sudah tua nanti, malah jadi makin repot urusan. Ingatan udah berkurang, masih kudu mendekam di penjara. Fisik udah lemah, masih juga ditambah penyakit-penyakit lain hasil dari “menanam” perbuatan jelek dulu pas jaman masih muda. Udah sedih, nambah perih, dan susah pula.

Maka pelajaran deh buat kita, jangan gampang tergoda dengan sesuatu yang instan-instan atau yang asal enak, tapi repot dibelakang. Yang namanya mau senang, nyaman dan enak memang kudu kerja keras, dan tapi nggak asal kerja keras, tapi juga kudu tetap dijalan Allah. Karena hasilnyapun akan berkah alias lebih bisa membawa kita lebih dekat ke Allah. Bonusnya hati juga lebih tenang, hidup damai, dan orang-orang disekitar kita pun juga nggak akan ikut khawatir, teman. Memang nggak gampang mencapai semua itu. Tapi kenapa kita harus meremehkan diri kita sendiri? Bukankah kalau kita serius niat dan benar-benar mau berusaha, gunungpun bisa sukses kita daki loh sampai ke puncak. Ya nggak sih?

 

(NayMa)



RELATED ARTICLE