Mudik Merekatkan Hubungan Keluarga | DiaryHijaber.com

Writer : Someone Editor : Someone

Mudik Merekatkan Hubungan Keluarga

654 kali dilihat

Mudik, seakan telah menjadi bagian dari jadwal tahunan kita. Ketika hari telah mendekati akhir Ramadhan, orang berbondong-bondong menyiapkan diri untuk pulang ke kampung halaman. Lihat bagaimana sepinya kota-kota besar dan lengangnya jalan-jalan raya di sana saat acara mudik tiba. Penduduk yang padat dan kemacetan yang menjadi bagian dari mereka seakan berhenti sejenak menyambut mudik lebaran.

Hijabers, aktivitas mudik memang tidak ada kaitannya dengan ajaran Islam karena tidak ada satu perintahpun baik dari Al-Qur’an maupun As Sunnah yangmengajarkan bahwa setelah menjalankan ibadah Ramadhan harus melakukan acara silaturahim, kangen-kangenan dan maaf-memaafan.

Namun bila mudik lebaran itu lalu dimanfaatkan sebagai momentum dan kesempatan untuk bersilaturahim guna menjernihkan suasana yang sedang keruh atau hubungan yang retak sementara tidak ada kesempatan yang baik kecuali hanya waktu lebaran, maka demikian itu boleh-boleh saja. Karena silaturrahim yang terbaik bukanlah menyambung hubungan baik terhadap orang-orang yang telah berbuat baik terhadap kita. Namun, silaturahim yang sebenarnya ialah menyambung hubungan dengan orang-orang yang telah memutuskan tali silaturahim dengan kita.

Dari Abdullah bin Amr Radhiyallahu anhu dari Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, (Yang artinya), “Sesungguhnya bukanlah orang yang menyambung silaturahim adalah orang yang membalas kebaikan, namun orang yang menyambung silaturahim adalah orang yang menyambung hubungan dengan orang yang telah memutuskan silaturahim.”

Dan satu hal yang penting untuk kita ingat, bahwa sebagai seorang muslim yang dianjurkan untuk bersifat sederhana janganlah acara mudik itu kemudian kita jadikan sebagai ajang pamer kesuksesan duniawi, persaingan harta, gengsi jabatan, atau malah sampai kadang terpaksa harus menguras kocek secara berlebihan, bahkan sampai harus berhutang. Karena sudah menjadi rahasia umum bahwa pada hari lebaran, lembaga pegadaian menjadi sebuah tempat yang paling ramai dipadati pengunjung yang ingin berhutang. Mudiklah selayaknya hanya menjadi acara silaturahim yang akan mempererat hubungan kekeluargaan karena Allah saja.





Writer : Ratna P Sari

Editor : BL



RELATED ARTICLE