Nggak Kenal, Gimana Mau Sayang? | DiaryHijaber.com

Writer : NayMa Editor : NayMa

Nggak Kenal, Gimana Mau Sayang?

315 kali dilihat

Kalau kita di sodori tabel nama beberapa orang yang kita sama sekali nggak kenal, trus kita suruh bilang satu persatu tentang sifat atau ciri-ciri orang-orang itu, menurut dikau gimana, kawan? Reaksi pertama mungkin kita bakal tertawa sambil nyengir cantik dan mikir “gue kan nggak kenal, gimana suruh komen soal mereka?” Yang aneh disini justru adalah yang tanya, ya nggak? Secara kita emang udah jelas-jelas nggak kenal, nah gimana kita bisa tahu tentang dia. Logis banget kan?

Kawan, pernahkan kita berpikir bila hal yang sama terjadi ketika kita nggak kenal dengan Robb kita. Kalau kita sekedar kenal nama tapi nggak ngerti sifat-sifatnya, apa ajaranNya, perintahNya dan apa laranganNya, gimana mungkin saat kita hidup juga bakal diridhoi Allah? Dan apa mungkin waktu kita mati nanti kita bisa mengucapkan ”Laa Ilaha Illallah”?. Apa mungkin saat nanti kita ditanya sama malaikat tentang Allah kita juga bisa menjelaskan ke mereka tentang siapa Allah? Secara emang kita nggak kenal dan atau berusaha mengenal kan? Kalau akhirnya zonk ya normal banget lah, pemirsa.

Tapi anehnya kenapa kita nggak kenal Allah tapi kita mengaku beragama Islam? Nah loh. Dan yang anehnya lagi adalah kita juga mengaku sayang banget sama Allah, mengenal kekasihNya Rasulullah, dan adalah juga termasuk anggota atau kelompok yang mengikuti ajaran beliau. Tapi kalau kita serius ditanyai ilmu yang berkaitan dengan siapa Allah, dan tentang kekasihNya Rasulullah, kita udah yang mengkerut duluan. Ah, ternyata khayalan kita emang kadang aneh banget.  Dan terbukti juga kalau SKSD itu adalah juga memalukan, kawan.

Dan karena emang kita nggak kenal, jadi kalau doa kita kok belum-belum dijawabNya, ya jangan heran. Secara, gampangnya gini deh, kita tiba-tiba didatangi orang. Tiba-tiba aja datang ke depan kita, trus pinjam uang ke kita. Tapi masalahnya adalah kita sama sekali nggak kenal sama dia. Kira-kira kita bakal bersikap gimana? Tahu sendiri kan jawaban pastinya, kawan?

Kita yang datang ke Allah dua kali setahun, waktu idul adha dan idul fitri aja, itupun dengan durasi hanya dua rokaat, entah khusuk atau nggak, tapi tiba-tiba “nodong” Allah buat bisa menuruti ini itu permintaan kita. Oy, kita bener “sehat” nggak sih? Hee...

Maka, kalau kita memang benar mengaku Islam, ya kenali Allah dengan baik. Caranya? Ya belajar dengan ulama atau orang yang berilmu tentang islam. Kalau kita ngaku sayang sama Allah, ya dekat-dekatlah selalu denganNya, dengan cara yang di ridhoiNya. Kalau doa kita mau terkabul dan hidup kita damai sentosa, ya ikuti perintahNya. Biar kita nggak dinilai terlalu “ajaib” karena tiba-tiba aja langsung main SKSD atau nodong Allah semau-mau kita. Yeh, emang kita siapaaaa!!!

Kenal dengan Allah nggak akan bikin hidup kita sia-sia, malah yang ada kita bakal lebih tenang dan hidup bahagia. Karena Allah adalah sumber ketenangan satu-satunya. Yang kalau kita menjauhiNya ya otomatis juga kita bakal nggak tenang juga hidup kita. Nah kalau yang satu ini pastinya kita nggak akan pernah mau mengalaminya. Lalu kenapa nggak kita kenali Allah dengan baik? Toh nanti kitappun semua akan mati dan kembali kepadaNya.  Bukan begitu, bukan?

 

(NayMa)



RELATED ARTICLE