Ngomong Tapi Mabuk | DiaryHijaber.com

Writer : NayMa Editor : NayMa

Ngomong Tapi Mabuk

428 kali dilihat

Allah menciptakan manusia dengan banyak tipe. Salah satunya adalah mereka yang suka ngomong sedikit tapi punya banyak makna. Hal ini karena sebelum dia ngomong, dia mikir dulu tentang apa yang dia omongkan saat itu. Dia pun juga mengerti dengan pasti apa yang sedang dia bicarakan. Jadi cara ngomongnya pun mantab, serius, dan walaupun sedikit tapi dalam banget artinya. Selanjutnya, orang lain yang mendengarkannya pun jadi ikutan senang dan adem.

Tapi disisi lain ada orang yang ngomongnya bisa “sekarung” nih. Tapi nggak ngerti kenapa, yang dengar lama-lama malah bosan. Udah gitu, jarang pula ada bobotnya yang bisa buat orang terus pengen mendengar apa yang dia omongkan. Salah satu sebabnya adalah  karena dia sendiri mungkin nggak ngerti apa yang sedang dia bicarakan saat itu. Artinya, dia bicara pun hanya sekedar bicara. Selesai dan udah. Semua tanpa makna, sekedar basa-basi dan kurang membekas aja di dia sendiri ataupun pendengarnya. Akhirnya banyak orangpun keluar komen “Dia lagi ngomong apaan sih?”

Hal yang begini sebenarnya sayang sekali kalau harus terjadi. Kenapa? Karena sama saja kita sedang buang-buang waktu percuma dengan nggak guna. Padahal seperti yang kita tahu, kalau setiap aktivitas kita sebagai muslimah haruslah bernilai ibadah dan “sesuatu” banget di hadapan Allah.

Dan tahukah kita kawan, sadar nggak sadar kita tenyata sering loh melakukan hal yang sama dengan penggambaran diatas itu. Salah satunya adalah ketika kita sholat.

Kok bisa?

Ya, ketika kita sholat kita sering berharap bisa lebih “komunikatif” dan bisa lebih dekat dengan Allah. Kitapun banyak melafalkan bacaan-bacaan sholat dan beberapa ayat Al Quran. Tapi sayang sekali, banyak dari kita yang nggak ngerti apa arti dari semua bacaan itu. Kita nggak ngerti dan paham apa yang sedang kita omongkan. Semua karena kita kurang mau mempelajarinya. Maka jadilah sholat kitapun akhirnya selesai dengan ala kadarnya. 

Kawan, padahal sholat yang nggak dilandasi dengan pemahaman arti seperti ini adalah salah satu ciri dari ketidaksempurnaan sholat kita. Allah bahkan mengumpamakan hal itu seperti orang yang sedang mabuk.

Allah Ta'ala berfirman, (yang artinya), "Hai orang-orang beriman, janganlah kamu shalat sedang kamu dalam keadaan mabuk, sampai kamu mengerti apa yang kamu ucapkan" (QS An Nisa:43).

Kawan, orang yang sedang mabuk itu nggak ngerti apa yang sedang dia bicarakan. Antara hati, mulut dan pikirannya nggak nyambung sama sekali. Hal yang begini jelas beda dengan ketika kita ngerti dengan pasti apa arti dari bacaan yang sedang kita baca. Kita ngerti apa sih yang kita “bicarakan” dengan Allah saat itu. Kita belajar menghayati pelan-pelan dan mengucapkannya dengan seksama. Sholatpun akhirnya jadi lebih khusuk, dalem banget, dan berarti buat kita. Dalam arti lain, sholat kitapun nggak cuma berakhir sebagai “ritual” yang sekedar menggugurkan kewajiban kita biar nggak dosa aja.

Kawan, sholat kita adalah amalan yang akan pertama kali dihisab nanti di hari akhir. Siapa yang menyia-nyiakan urusan ini, maka akan sia-sia juga waktu hidupnya. Tapi siapa yang nganggap serius dan benar-benar membaguskan urusan sholatnya, InshaAllah akan lebih beruntunglah dia.

Karena itu kita sebagai  muslimah, jangan pernah menyepelekan hal ini atau nganggap urusan ini sebagai yang enteng-enteng aja. Yuk kita belajar bareng- bareng membenahi sholat kita agar kualitasnya lebih baik dari hari ke hari. Kita belajar mengerti apa yang kita ucapkan dalam sholat, kita menghayatinya dengan serius, sehingga kita mendapatkan manfaat dari sholat kita tersebut. Setuju?  

 

(NayMa)

 



RELATED ARTICLE