Pentingkah Salat 5 Waktu dalam Islam? | DiaryHijaber.com

Writer : Someone Editor : Someone

Pentingkah Salat 5 Waktu dalam Islam?

479 kali dilihat

Banyak dari kita yang mengaku muslim namun belum mau atau belum bisa melaksanakan salat 5 waktu dengan rutin setiap hari. Entah karena terlalu sibuk atau malas, kita sering mengajukan hal-hal tersebut sebagai alasan. Padahal seperti halnya tubuh kita yang butuh makanan dan nutrisi agar tetap bisa tegak berdiri, jiwa kitapun perlu kita jaga agar selalu sehat. Satu satunya “nutrisi“ hati dan jiwa adalah bertemu, dekat dan taat dengan pencipta kita Allah Subhanahu Wata’ala, salah satunya lewat aktivitas sholat lima waktu.

Shalat adalah kewajiban paling utama setelah dua kalimat syahadat dan merupakan salah satu rukun islam. Rasulullah shallallahu alaihi wa salam bersabda, Islam itu dibangun di atas lima perkara, yaitu: bersaksi bahwa tiada sesembahan yang berhak disembah kecuali Allah dan sesungguhnya Muhammad adalah utusan Allah, menegakkan shalat, mengeluarkan zakat, mengerjakan haji ke Baitulloh, dan berpuasa pada bulan Ramadhan.” (Hr. Muslim). Selain itu, shalat juga merupakan pembeda antara muslim dan kafir. Rasulullah shallallahu alaihi wa salam berpesan, “Sesungguhnya batasan antara seseorang dengan kekafiran dan kesyirikan adalah shalat. Barangsiapa meninggalkan shalat, maka ia kafir” (Hr. Muslim).

Dahulu, salah seorang tabi’in bernama Abdullah bin Syaqiq rahimahullah berkata, Dulu para shahabat Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam tidaklah pernah menganggap suatu amal yang apabila ditinggalkan menyebabkan kafir kecuali shalat.” (Hr. At Tirmidzi)

Dan tahukah Hijabers, amalan salatlah yang pertama kali akan dihisab pada hari kiamat. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, Sesungguhnya amal hamba yang pertama kali akan dihisab pada hari kiamat adalah shalatnya. Apabila shalatnya baik, dia akan mendapatkan keberuntungan dan keselamatan. Apabila shalatnya rusak, dia akan menyesal dan merugi. Jika ada yang kurang dari shalat wajibnya, Allah Tabaroka wa Ta’ala mengatakan, ’Lihatlah apakah pada hamba tersebut memiliki amalan shalat sunnah?’ Maka shalat sunnah tersebut akan menyempurnakan shalat wajibnya yang kurang. Begitu juga amalan lainnya seperti itu.  Dalam riwayat lainnya, ”Kemudian zakat akan (diperhitungkan) seperti itu. Kemudian amalan lainnya akan dihisab seperti itu pula.” (HR. Abu Daud)

Salat juga merupakan tiang agama. Agama seseorang tidak tegak kecuali dengan menegakkan shalat. Diriwayatkan dari Mu’adz bin Jabal, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,Inti (pokok) segala perkara adalah Islam dan tiangnya (penopangnya) adalah shalat.” (HR. Tirmidzi)

Salat adalah Penjaga Darah dan Harta Seseorang. Rasulullah shalallahu alaihi wa salam bersabda, ”Aku diperintahkan untuk memerangi manusia sampai mereka mau mengucapkan laa ilaaha illalloh (Tiada sesembahan yang haq kecuali Allah), menegakkan shalat, dan membayar zakat. Apabila mereka telah melakukan semua itu, berarti mereka telah memelihara harta dan jiwanya dariku kecuali ada alasan yang hak menurut Islam (bagiku untuk memerangi mereka) dan kelak perhitungannya terserah kepada Allah Ta’ala.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Hijabers, salat adalah keharusan bagi kita, sampai nyawa lepas dari tubuh kita. Karena itu jangan pernah tinggalkan salat demi apapun. Karena disanalah letak kebahagiaan, keberkahan dan ridho Allah atas diri kita. 

Imam Ahmad –rahimahullah– berkata, “Setiap orang yang meremehkan perkara shalat, berarti telah meremehkan agama. Seseorang memiliki bagian dalam Islam sebanding dengan penjagaannya terhadap shalat lima waktu. Seseorang yang dikatakan semangat dalam Islam adalah orang yang betul-betul memperhatikan salat lima waktu. Kenalilah dirimu, wahai hamba Allah. Waspadalah! Janganlah engkau menemui Allah, sedangkan engkau tidak memiliki bagian dalam Islam. Kadar Islam dalam hatimu, sesuai dengan kadar shalat dalam hatimu.“

Mari kita bermohon kepada Allah, semoga di hari hisab nanti, kita termasuk orang-orang yang senantiasa menjaga salat kita, dan tidak akan merugi karena telah meremehkan amalan besar ini. Mengingat begitu pentingnya salat llima waktu tersebut, semoga bagi kita yang belum bisa merutinkan salat lima waktu, Allah memberikan hidayah kepada kita, untuk bertaubat serta melembutkan dan meringankan hati dan langkah kita untuk melakukan ibadah salat rutin untuk hari ini dan seterusnya. Aamiin.

 

 

 

 

Writer : Ratna P Sari

Editor : BL



RELATED ARTICLE