Percaya akan Hari Akhir, Siapkah Kamu? | DiaryHijaber.com

Writer : Someone Editor : Someone

Percaya akan Hari Akhir, Siapkah Kamu?

914 kali dilihat

Ada awal, pasti ada akhir. Ada hari penciptaan, maka ada pula hari akhir. Hari dimana semua yang telah ada hancur dan kembali kepada pembuatnya. Hari itulah yang biasa kita kenal sebagai hari kiamat.

Dan sebagai umat Islam, kita harus mempercayai kedatangan “hari besar” itu, walaupun waktu dan kapannya hanya Allah saja yang tahu. Allah berfirman, "Dan mereka yang beriman kepada Kitab (Al Qur’an) yang telah diturunkan kepadamu dan Kitab-kitab yang telah diturunkan sebelum-mu, serta mereka yakin akan adanya (kehidupan) akhirat." (QS Al Baqarah ayat 4)

Hari kiamat itu oleh para ulama dibagi menjadi dua macam, yaitu kiamat surga dan kiamat kubra. Kiamat surga, adalah kiamat kecil, yaitu rusaknya sebagian makhluk, misalnya kematian dan terjadinya bencana alam seperti gempa bumi, gunung meletus, banjir dan sebagainya. Sedangkan kiamat kubra, adalah kiamat besar yaitu hancurnya alam semesta dengan segala isinya secara serempak, atau berakhirnya seluruh kehidupan makhluk alam ini secara serempak.

Hijabers, ketika hati telah percaya akan adanya hari akhir, maka secara otomatis kita tidak akan gampang  menyia-nyiakan kesempatan hidup untuk berbuat maksiat dan atau melanggar aturan Allah Ta’ala. Sebagai akibatnya, kita akan hidup lebih teratur, hati juga akan terasa lebih nyaman karena dijalan dan jalur kebaikan, selain itu kita juga lebih mudah mendapatkan keberkahan dan kebahagiaan dari Allah Ta’ala.

Hal ini berbeda dengan mereka yang tidak percaya atau yang tidak mau menanamkan kepercayaan tentang adanya hari akhir di dalam hati mereka. Al-Quran mengabarkan,

 

"Dan mereka berkata: Kehidupan ini tidak lain hanyalah kehidupan di dunia saja, kita mati dan kita hidup dan tidak ada yang membinasakan kita selain masa, dan mereka sekali-kali tidak mempunyai pengetahuan tentang itu, mereka tidak lain hanyalah menduga-duga saja." (QS Al Jasiyah ayat 24)

"Tidak ada kematian selain kematian di dunia ini. Dan kami sekali-kali tidak akan dibangkitkan," (QS Ad Dukhan ayat 35)

 

Menurut mereka, kesempatan hidup hanya sekali. Setelah selesai, tidak akan ada kehidupan selanjutnya. Jadi mereka tidak perlu pusing-pusing memikirkan tentang bagaimana mempertanggung jawabkan semua yang telah diperbuatnya. Jadilah mereka mengumbar kesenangan dan hawa nafsu, hidup tanpa aturan, dan hanya mengikuti apa yang mereka anggap benar saja. Hidup mereka intinya adalah bersenang- senang dan membuang waktu sia-sia. Sama sekali tidak ada nilai ibadah, ataupun ketundukan kepada Tuhannya.

Tapi bisa dipastikan, sebagai akibatnya hidup mereka tidak akan bahagia. Karena kebahagiaan sejati itu hanyalah dari Allah. Ketenangan yang sebenarnya hanyalah ketika kita dekat kepada Allah. Keberkahan hidup adalah ketika kita hidup bersama aturan Allah.

Alangkah ruginya bagi siapa saja yang mengalami kejadian seperti tersebut di atas. Semoga Allah melindungi kita dari keadaan yang seperti ini, Hijabers. Semoga Allah juga menguatkan iman kita, agar selalu ingat tentang hari akhir yang pasti akan datang dan kita alami. Agar diri kita juga selalu ingat, bahwa tidak ada yang kekal abadi di dunia. Termasuk senang-senang dan hura-hura kita hari ini. Agar diri kita juga selalu ingat bahwa perbaikan diri dan hidup dalam aturan Allah itu lebih penting dan lebih membahagiakan dari aturan apapun yang pernah kita dapati di dunia ini. Semoga Allah memberikan taufiq dan hidayahnya kepada kita semua. Aamiin.

 

 

 

Writer : Ratna P Sari

Editor : BL



RELATED ARTICLE