Pertemukan Kami Kembali dengan Bulan Ramadhan Berikutnya | DiaryHijaber.com

Writer : Someone Editor : Someone

Pertemukan Kami Kembali dengan Bulan Ramadhan Berikutnya

889 kali dilihat

Ini adalah hari-hari terakhir di bulan penuh kemuliaan. Sedih rasanya melewatkan bulan ini, karena rasanya kita masih belum maksimal dalam menjalankan ibadah-ibadah dengan usaha yang terbaik yang kita punya. Kadang kita masih juga disibukkan dengan berbagai urusan duniawi. Kadang juga kita masih lupa, bahwa saat saat inilah waktu terbaik kita untuk mendekatkan diri kepada Allah, tuhan penguasa alam.

Kita selalu banyak meminta, dan Allah selalu mengabulkan apapun doa-doa kita. Kita yang selalu mengeluh, namun Allah tidak pernah keberatan dengan keluhan kita. Di Ramadhan ini pula ketika yanglain larut dalam ruku’ dan sujud yang penuh keikhlasan, tapi kita masih ruku’ dan sujud sekedar memenuhi kewajiban. Ketika mereka yang lain bangun dan sholat di keheningan malam, mungkin kita masih terlelap dalam tidur yang panjang. Ketika orang lain bersemangat i’tikaf di masjid, kita sibuk mencari kue dan baju- baju lebaran di mall dan pasar-pasar.

Padahal tidak satu orang pun yang bisa menjamin apakah kita tahun depan akan bertemu kembali dengan bulan penuh berkah ini. Bulan yang di dalamnya diturunkan Al-Quran sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda antara yang hak dan yang batil. Bulan dimana ada suatu malam yang lebih baik dari seribu bulan. Dan bulan dimana manusia yang melakukan suatu kewajiban pada bulan itu, nilainya sama dengan tujuh puluh kali lipat dari kewajiban yang dilakukannya pada bulan lainnya. Selain itu, tidak ada satu orangpun yang dapat mengetahui apakah ibadah kita kemarin diterima oleh Allah ataupun tidak. Sama sekali tidak ada yang tahu, Hijabers.

Karena itu mumpung masih ada beberapa waktu sebelum Ramadhan benar-benar pergi meninggalkan kita, ayo kita segera memperbaiki banyak hal yang belum sempat terlaksana. Lebih baik terlambat daripada tidak sama sekali, bukan? Mumpung juga nafas masih terasa, badan masih terasa sehat, tidak ada kata terlambat untuk memulai. Karena sekali lagi, siapa yang bisa menjamin kita akan bertemu lagi dan memiliki kesempatan bertemu dengan Ramadhan lagi.





Writer : Ratna P Sari

Editor : BL 




RELATED ARTICLE