Puasa Syawal Seperti Berpuasa Setahun Penuh | DiaryHijaber.com

Writer : Someone Editor : Someone

Puasa Syawal Seperti Berpuasa Setahun Penuh

579 kali dilihat

Dari Tsauban, bekas budak Rasulullah shallallahu‘alaihi wa sallam, dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, Beliau bersabda, "Barangsiapa berpuasa enam hari di bulan Syawal setelah Idul Fithri, maka ia telah menyempurnakan puasa setahun penuh. Karena siapa saja yang melakukan kebaikan, maka akan dibalas sepuluh kebaikan semisal." (HR. Ibnu Majah).

Penjelasan bahwa setiap kebaikan akan dibalas minimal dengan sepuluh kebaikan yang semisal menunjukkan bahwa puasa Ramadhan sebulan penuh akan dibalas dengan 10 bulan kebaikan puasa. Sedangkan puasa enam hari di bulan Syawal akan dibalas minimal dengan 60 hari (2 bulan) kebaikan puasa. Jika dijumlah, seseorang sama saja melaksanakan puasa 10 bulan + 2 bulan sama dengan 12 bulan. Itulah mengapa orang yang melakukan puasa Syawal bisa mendapatkan ganjaran puasa setahun penuh.


Dan berikut ini adalah tata cara berpuasa syawal :

1.      Puasa sunnah Syawal dilakukan selama enam hari

Hal ini selaras dengan hadist yang menjelaskan bahwa puasa Syawal itu dilakukan selama enam hari. Barangsiapa yang berpuasa Ramadhan kemudian berpuasa enam hari di bulan Syawal, maka dia berpuasa seperti setahun penuh. (HR. Muslim).

2.      Lebih utama dilakukan secara berurutan namun tidak mengapa jika dilakukan tidak berurutan.

Syaikh Ibnu ‘Utsaimin telah menjelaskan bahwa “Lebih utama puasa Syawal dilakukan secara berurutan karena itulah yang umumnya lebih mudah”

3.      Lebih utama dilaksanakan sehari setelah Idul Fithri, namun tidak mengapa jika diakhirkan asalkan masih di bulan Syawal.

Terkait dengan hal ini, Syaikh Muhammad bin Sholih Al ‘Utsaimin rahimahullah, menjelaskan Para fuqoha berkata bahwa yang lebih utama, enam hari di atas dilakukan setelah Idul Fitri (1 Syawal) secara langsung. Ini menunjukkan bersegera dalam melakukan kebaikan.”

4.      Tunaikan qodho’ puasa dahulu, agar mendapatkan ganjaran puasa Syawal yaitu puasa setahun penuh.

Ibnu Rajab Al Hambali rahimahullah berkata, “Siapa yang mempunyai kewajiban qodho’ puasa Ramadhan, hendaklah ia memulai puasa qodho’nya di bulan Syawal. Hal itu lebih akan membuat kewajiban seorang muslim menjadi gugur. Bahkan puasa qodho’ itu lebih utama dari puasa enam hari Syawal.”

5.      Boleh melakukan puasa Syawal padahari Jum’at dan hari Sabtu.

Imam Nawawi rahimahullah mengatakan, “Ulama Syafi’iyah berpendapat bahwa dimakruhkan berpuasa pada hari Jum’at secara bersendirian. Namun jika diikuti puasa sebelum atau sesudahnya atau bertepatan dengan kebiasaan puasa seperti berpuasa nadzar karena sembuh dari sakit dan bertepatan dengan hari Jum’at, maka tidaklah makruh.”


Demikian beberapa pendapat para ahli mengenai puasa syawal, mari Hijabers kita lakukan untuk menambah pahala kita selagi kita mampu melakukannya.






Writer : Ratna P Sari

Editor : BL



RELATED ARTICLE