Pukul 02.00 Pagi | DiaryHijaber.com

Writer : NayMa Editor : NayMa

Pukul 02.00 Pagi

355 kali dilihat

Jam 02.00 pagi adalah waktu dimana kita lagi enak-enaknya tidur. Badan yang udah capek seharian beraktivitas, membuat tidur kita pulas banget. Dan kadang nggak terasa, tiba-tiba udah pagi aja.

Tapi kawan, tahukah kita bahwa di jam-jam itulah mereka yang sholeh dan sholihah justru bangun, lalu menghadapkan wajahnya kepada Allah. Mereka mendirikan sholat Tahajud dengan ikhlas. Mereka mengambil air wudhu, walaupun mungkin cuaca saat itu sedang dingin. Mereka pun lalu memfokuskan diri bermunajat kepada Robbnya.

Padahal, mereka juga merasakan capek seperti kita. Mata mereka juga mungkin masih ngantuk kaya’ kita. Tapi iman mereka lah yang membedakan mereka dengan kita. Karena iman itulah mereka lalu bangkit dan menuju Tuhannya. Mereka menyembah dan memuji Robbnya. Mereka banyak berdzikir, bahkan sampai shubuh tiba. Mereka menceritakan segala keinginan dan keluh kesah hidupnya kepada Robbnya. Tak lupa mereka juga memohon ampunan dan kelapangan hidup kepada Allah,  Zat yang maha kuasa.

Lalu Allah mengabulkan doa mereka, dan memberikan apa yang mereka minta. Dan Allah pun lalu lebih sayang kepada mereka.

Hal ini persis seperti yang telah disabdakan oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. Dari Jabir bin ‘Abdillah, beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, (yang artinya), “Di malam hari terdapat suatu waktu yang tidaklah seorang muslim memanjatkan do’a pada Allah berkaitan dengan dunia dan akhiratnya bertepatan dengan waktu tersebut melainkan Allah akan memberikan apa yang ia minta. Hal ini berlaku setiap malamnya.” (HR. Muslim)

Dari Abu Hurairah, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam  juga bersabda, (yang artinya), “Rabb kita tabaroka wa ta’ala turun setiap malam ke langit dunia hingga tersisa sepertiga malam terakhir, lalu Dia berkata: ‘Siapa yang berdoa pada-Ku, aku akan memperkenankan doanya. Siapa yang meminta pada-Ku, pasti akan Kuberi. Dan siapa yang meminta ampun pada-Ku, pasti akan Kuampuni’.” (HR. Bukhari dan Muslim).   

Kawan, betapa beruntungnya mereka yang sholeh dan sholehah itu. Hati mereka hidup, dan jiwa mereka damai. Merekapun di ijinkan oleh Allah untuk bisa lebih dekat denganNya. Semua juga karena mereka punya niat sungguh-sungguh untuk menghamba ke Robbnya. Keinginan mereka juga dikabulkan. Selain itu, batin mereka akhirnya lebih tenang, karena dipenuhi oleh cahaya Allah.  

Lalu gimana dengan kita, kawan?

Apakah kita nggak pengen seperti mereka? Apa kita hanya akan sibuk dengan tidur dan kepentingan dunia aja? Dan ketika pagi kita hanya sekedar bangun dan melanjutkan rutinitas yang nggak ada habisnya, lagi dan lagi? Apa kita nggak pengen juga keinginan kita dipercepat menjadi kenyataan oleh Allah juga? Lalu kenapa kita tidak merutinkan sholat malam, seperti mereka yang sholeh dan sholihah?.

Jawaban dari semua itu, tentunya kembali ke diri kita masing-masing, kawan. Bukan begitu, bukan?

 

(NayMa)

 

 



RELATED ARTICLE